
PT Pertamina Patra Niaga terus menghadirkan berbagai inovasi guna memastikan operasional tetap optimal, salah satunya melalui penerapan program predictive maintenance. (Dok. Pertamina)
JawaPos.com - Untuk menjaga ketahanan energi nasional, keandalan operasional kilang menjadi hal yang krusial. PT Pertamina Patra Niaga terus menghadirkan berbagai inovasi guna memastikan operasional tetap optimal, salah satunya melalui penerapan program predictive maintenance.
Inisiatif ini bertujuan menjaga performa peralatan penting, meminimalkan potensi gangguan, serta memastikan stabilitas produksi energi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun menjelaskan bahwa predictive maintenance merupakan pengembangan dari metode preventive maintenance yang sebelumnya mengandalkan perawatan berkala.
Pendekatan baru ini tidak hanya fokus pada pemeliharaan, tetapi juga mampu mengantisipasi potensi kerusakan sejak dini.
“Predictive maintenance hadir sebagai solusi untuk memprediksi kapan suatu peralatan akan mengalami gangguan. Metode ini bukan sekadar inovasi, tapi upaya untuk memastikan kilang berada dalam kondisi yang prima, sehingga bisa beroperasi dengan optimal dan menghasilkan produk sesuai dengan yang direncanakan,” ujar Roberth dalam keterangannya.
Ia menguraikan bahwa implementasi program ini dilakukan melalui tiga tahap utama. Tahap pertama adalah planning atau perencanaan, yang mencakup identifikasi tingkat kritikalitas peralatan serta penentuan strategi perawatan yang tepat.
Selanjutnya, tahap pelaksanaan dilakukan melalui inspeksi dan pemantauan kondisi peralatan secara berkala.
Dalam tahap ini, perusahaan memanfaatkan berbagai teknologi sesuai potensi kegagalan, seperti UT thickness untuk mengukur ketebalan pipa, termografi untuk memantau suhu, sensor getaran untuk mendeteksi anomali pada mesin berputar, hingga penggunaan drone dalam inspeksi area sulit dijangkau.
Tahap terakhir adalah check and action, yakni proses analisis hasil inspeksi untuk menghasilkan rekomendasi perbaikan. Data dari inspeksi dan condition monitoring digunakan untuk memastikan peralatan tetap beroperasi secara aman dan sesuai standar, sekaligus memprediksi kondisi di masa depan.
Jika ditemukan potensi masalah, tindakan korektif dapat segera dilakukan sebelum terjadi kerusakan yang lebih serius, sehingga operasional tetap efisien dan aman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022