
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk BERBISIK oleh Pertamina. (Dok. Pertamina)
JawaPos.com - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional, termasuk di kawasan Kilang Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Upaya ini diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk BERBISIK (Berdaya, Berkolaborasi Inklusif, Inovasi, dan Karya).
“Meski namanya seakan terdengar pelan dan sunyi, BERBISIK justru membawa pesan yang lantang mengenai kesetaraan, kemandirian ekonomi dan inovasi lingkungan,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun.
Program ini merupakan pengembangan dari inisiatif sebelumnya, Gagak Winangsih (Gerakan Gabungan Lingkungan Bersih dan Inklusif) 2024. BERBISIK hadir dengan pendekatan yang lebih terarah, yakni mengubah konsep Collaboration Hub menjadi Inclusive Pathway, sebuah wadah kolaborasi lintas sektor yang bertujuan menciptakan jalur pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
Inisiatif tersebut dirancang untuk menjawab berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah sekitar Kilang Balongan, seperti Desa Balongan, Kelurahan Lemahmekar, dan Kelurahan Karangmalang.
Permasalahan yang dihadapi meliputi keterbatasan akses pendidikan dan pekerjaan bagi penyandang disabilitas, khususnya tunarungu, serta isu pengelolaan sampah dan lingkungan.
Pelaksanaan program dimulai dari penguatan keterampilan dasar guna membangun kepercayaan diri masyarakat, baik difabel maupun non-difabel. Selanjutnya, peserta didampingi hingga mencapai tahap profesional, kewirausahaan, bahkan advokasi kebijakan.
“Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menerima manfaat sesaat, tetapi memiliki kesempatan untuk tumbuh secara berkelanjutan,” tutur Roberth.
Program ini dirancang bukan sekadar bantuan sosial, melainkan proses pemberdayaan yang partisipatif, transformatif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat diposisikan sebagai pelaku utama pembangunan dengan akses terhadap sumber daya, peningkatan kapasitas, serta pengakuan atas kontribusinya dalam pembangunan sosial dan ekonomi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
