
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 4 di Sumatera Selatan dengan kapasitas 55 megawatt (MW) dapat mencapai tahap operasi komersial penuh (COD) pada 2032. (Antara)
JawaPos.com - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 4 di Sumatera Selatan dengan kapasitas 55 megawatt (MW) dapat mencapai tahap operasi komersial penuh (COD) pada 2032.
Direktur Utama PGE, Ahmad Yani mengatakan, rampungnya proyek ini akan menambah total kapasitas terpasang di Area Lumut Balai menjadi 220 MW. Jumlah tersebut mencakup tambahan dari PLTP Lumut Balai Unit 3 yang direncanakan mulai beroperasi pada 2030.
“Melalui pengembangan proyek PLTP Lumut Balai Unit 4, PGE tidak hanya berfokus pada penambahan potensi kapasitas terpasang, tetapi mencerminkan komitmen perseroan dalam memastikan keberlanjutan pasokan energi bersih sekaligus meningkatkan keandalan portofolio panas bumi nasional,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat .
Ia menjelaskan, tahapan pengembangan proyek meliputi pembangunan infrastruktur, pengeboran sumur eksplorasi, pengujian produksi, hingga penerbitan Notice of Resource Confirmation (NORC), yang ditargetkan selesai pada Oktober 2027.
Baca Juga:Tiongkok Desak Israel-Lebanon Tahan Diri dan Bertanggung Jawab Atas Kesepakatan Gencatan Senjata
Sebagai langkah awal, anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut akan melakukan pengeboran tiga sumur eksplorasi dengan nilai investasi diperkirakan mencapai 32,21 juta dolar AS.
“Proyek ini menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian target bauran energi nasional serta memperkuat kontribusi Indonesia dalam mewujudkan Net Zero Emissions,” kata Ahmad Yani.
Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE Edwil Suzandi menambahkan, titik pengeboran berada di wilayah yang sangat potensial secara geologi, yakni di sekitar zona upflow utama dengan tingkat permeabilitas yang tinggi.
Ia menyebutkan, hasil kajian geosains dan simulasi reservoir terbaru menunjukkan bahwa cadangan yang ada mampu menopang tambahan kapasitas sebesar 55 MW untuk PLTP Lumut Balai Unit 4.
“Dengan dukungan data teknis tersebut, pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 4 ke depan diharapkan dapat berjalan lebih terarah, efisien, dan memiliki tingkat keberhasilan yang lebih terukur,” ujar Edwil Suzandi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
