
Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklaim bahwa harga Minyakita sudah turun mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET) di sejumlah daerah.
Berdasarkan catatan Bapanas, harga minyakita pasca bulan Ramadhan terhitung selama periode 21 Maret - 18 April 2026 tercatat sudah turun mendekati HET menjadi sebesar Rp 16.824 per liter, dari sebelumnya mencapai Rp 16.866 per liter.
Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menegaskan, saat ini harga Minyakita justru sudah mulai turun. Dari selisih antara HET dan harga jual sebesar 7,43 persen menjadi 7,16 persen.
"Sebenarnya bukan naik, sudah mulai turun kalau Minyakita ya. Dari Rp 17 ribu ke Rp 16 ribu,” ujar Ketut saat ditemui usai Media Briefing di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta Pusat, Senin (20/4).
Ketut menyebut, sebelumnya harga Minyakita sempat berada di kisaran Rp 17 ribu per liter. Namun kini rata-rata sudah turun menjadi sekitar Rp 16 ribu per liter.
Bahkan, kata dia, di beberapa wilayah, harga sudah kembali sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Menurut dia, salah satu faktor yang sempat mendorong kenaikan harga ialah penyerapan Domestic Market Obligation (DMO) yang saat ini lebih banyak dialokasikan untuk bantuan pangan.
"Tentu memang sekarang ini kan serapan DMO itu dominan ke bantuan pangan," jelasnya,
Selain itu, kata Ketut, rantai distribusi yang terlalu panjang juga membuat harga di tingkat konsumen menjadi lebih mahal. Ketut menjelaskan, idealnya distribusi dilakukan langsung dari produsen ke pengecer.
Namun yang terjadi di lapangan masih ditemukan adanya perantara tambahan atau jalur pemasaran di luar skema utama, sehingga harga jual menjadi lebih tinggi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022