Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Juli 2026 | 01.00 WIB

Kementerian ESDM dan PLN Kebut Program Listrik Desa, Anggaran Rp 10,3 Triliun

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 87 kWp di Desa Menamang Kanan sebagai pengganti pemasok utama listrik desa sejak tahun 2022. (dok. IESR) - Image

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 87 kWp di Desa Menamang Kanan sebagai pengganti pemasok utama listrik desa sejak tahun 2022. (dok. IESR)

JawaPos.com - Kementerian Eneergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bersama dengan PT PLN (Persero) terus memperkuat kolaborasi untuk mempercepat pelaksanaan Program Listrik Desa di seluruh Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno menegaskan, percepatan Program Listrik Desa harus didukung data yang akurat agar pelaksanaannya tepat sasaran.

Tri menegaskan, pemerintah juga memastikan penggunaan anggaran Rp 10,3 triliun pada tahap pertama 2026 akan dikawal bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kejaksaan agar berjalan secara akuntabel.

"Validasi data menjadi langkah penting agar tidak ada lagi wilayah yang tertinggal dalam memperoleh akses listrik. Kami ingin memastikan seluruh lokasi yang memang membutuhkan listrik dapat teridentifikasi dengan baik, sehingga pelaksanaan Program Listrik Desa benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat," ujar Tri dalam keterangan yang diterima, Jumat (17/7).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pemerataan listrik harus diwujudkan melalui langkah nyata agar seluruh masyarakat dapat menikmati layanan kelistrikan.

"Kami mengapresiasi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bapak Bahlil Lahadalia. Arahan beliau jelas, yaitu mewujudkan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Ini bukan sekadar komitmen, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata," ujar Darmawan.

Darmawan mengatakan, Program Listrik Desa tidak hanya membangun jaringan listrik, tetapi juga membuka peluang ekonomi, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat ketahanan energi nasional. Karena itu, keberhasilannya membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan.

Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM Andriah Feby Misna mengatakan, pemerintah bersama PLN telah menyusun roadmap Program Listrik Desa yang terintegrasi dengan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) agar pemerataan akses listrik berjalan lebih terarah.

"Kita sudah menyusun roadmap untuk Program Listrik Desa yang dikombinasikan dengan BPBL. Pemerintah bertugas membantu masyarakat yang tidak mampu agar dapat tersambung ke jaringan listrik," ujarnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore