
Konflik yang melanda Timur Tengah mengakibatkan harga minyak dunia. (Sumber: Getty Images)
JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia dunia kompak anjlok signifikan pada perdagangan Selasa (4/8) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda serangan baru terhadap Iran dengan harapan dapat mencapai kesepakatan dalam waktu dekat yang berpotensi meningkatkan pasokan minyak dari kawasan Teluk.
Melansir Investing, kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 4,23 poin atau 4,81 persen ke level 83,70 dollar per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 0,47 poin atau 0,59 persen ke level 79,87 dollar per barel.
Dilansir Reuters Iran pada Senin menyatakan tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat maupun rencana pertemuan apa pun. Pernyataan itu bertolak belakang dengan klaim Trump yang sebelumnya mengatakan pembicaraan akan berlangsung pada sore hari dan menjadi alasan penundaan serangan terhadap Iran.
Selama akhir pekan, Trump kembali menunjukkan pola yang telah muncul dalam lima bulan terakhir, yakni mengumumkan rencana "serangan besar-besaran" terhadap Iran, namun membatalkannya pada saat-saat terakhir.
Pada Senin, Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran "sedang berlangsung saat ini" dan memperingatkan Iran menghadapi risiko "pemenggalan kepemimpinan" (decapitation) apabila Teheran tidak menyetujui kesepakatan untuk mengakhiri konflik.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, membantah klaim tersebut. Ia menegaskan tidak ada negosiasi dengan Amerika Serikat maupun agenda pertemuan yang dijadwalkan. Menurutnya, Iran juga tidak berencana menerima delegasi asing ataupun mengirim negosiator ke luar negeri dalam beberapa hari mendatang.
Analis dari firma konsultan energi Ritterbusch and Associates menilai aksi jual tajam di pasar minyak merupakan reaksi berlebihan terhadap pernyataan Trump yang menyebut kesepakatan dengan Iran sudah dekat, setelah sebelumnya mengancam akan melancarkan serangan besar.
"Trump terus menunjukkan pola yang sesekali menekan pasar minyak sehingga menghambat kenaikan harga bensin secara berkelanjutan," tulis Ritterbusch dalam catatannya.
Pada Senin, Trump kembali mendesak perusahaan minyak untuk menurunkan harga bensin bagi konsumen AS. Ia juga mengkritik Chevron dan Exxon Mobil karena dinilai memperoleh keuntungan yang terlalu besar.
Sejalan dengan penurunan harga minyak mentah, harga bensin dan solar di Amerika Serikat juga turun sekitar 5 persen sepanjang perdagangan Senin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022