Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Oktober 2026 | 17.09 WIB

Jadi Peluang Pacu Produksi Pertamina, Pakar Dukung Upaya Optimalisasi Sumur Tua

Ilustrasi eksplorasi migas lepas pantai. (Antara). - Image

Ilustrasi eksplorasi migas lepas pantai. (Antara).

JawaPos.com - Pakar energi Ali Ahmudi Achyak menilai positif upaya PT Pertamina Hulu Energi (PHE), sebagai Subholding Upstream Pertamina, mengelola seluruh wilayah kerja (WK) migas baik melalui eksplorasi dan eksploitasi sumur baru maupun optimalisasi sumur tua dalam mendukung peningkatan produksi.

"Saya kira PHE terus berbenah dalam mengelola seluruh wilayah kerja, termasuk untuk meningkatkan produksi. Kondisi cadangan kita memang semakin terbatas, tetapi tetap ada opportunity, termasuk melalui sumur tua," kata dia di Jakarta, Rabu.

Optimalisasi sumur tua, lanjutnya, bisa menjadi peluang untuk mendukung upaya peningkatan produksi migas demi ketahanan energi nasional, terlebih hal itu didukung keandalan manajemen hulu migas dan penguasaan teknologi PHE yang terus membaik.

Menurut Direktur Eksekutif Pusat Kajian Ketahanan Energi untuk Pembangunan Berkelanjutan (Puskep) Universitas Indonesia (UI) itu, optimalisasi potensi-potensi sumur tua memang menjadi peluang dalam mendukung kinerja PHE.

"Tentu saja, dengan tetap melakukan eksplorasi dan eksploitasi sumur-sumur baru, serta pemberdayaan sumur masyarakat. Sebagai upaya pencapaian target PHE, hal itu memang baik," ujar dia dalam keterangannya.

Ali menyebutkan eksploitasi sumur-sumur tua tidak semudah sumur-sumur migas baru, apalagi, tingkat produksi dari optimalisasi sumur-sumur tua tersebut juga jauh lebih rendah dibandingkan sumur baru.

Selain itu, dari sisi keekonomian jika menggunakan teknologi lama dengan produksi yang semakin menurun, tentu menjadi tidak ekonomis.

Sedangkan, jika memakai teknologi baru, tambahnya, diharapkan bisa mengurangi komponen biaya SDM sehingga nilainya mungkin masih bisa dianggap ekonomis untuk sumur-sumur yang sudah tidak ekonomis.

Apalagi, kata dia, saat ini untuk mengurangi biaya, bisa saja pengelolaan diserahkan ke pemda, seperti Riau dan Sumatera Selatan, hasilnya dijual juga ke Pertamina sehingga dijadikan sebagai bagian dari lifting migas.

"Ini adalah upaya untuk mengejar target produksi. Jadi, apapun upaya untuk mengelola sumur tua, tetap patut diapresiasi," katanya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore