Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 September 2021 | 23.08 WIB

Shalom Razade: Mental Harus Stabil Dulu

INSTAGRAM @SHARAZAAA - Image

INSTAGRAM @SHARAZAAA

Daya pikat Shalom Razade tak jauh berbeda dari sang ibunda, Wulan Guritno. Di usia yang menginjak 23 tahun, Shalom sukses jadi idola kawula muda. Kini setelah menyelesaikan pendidikan S-1 di Coventry University, London, Inggris, Shalom siap mengikuti jejak sang ibu di dunia hiburan. Kepada Jawa Pos, Shalom memaparkan karier di dunia hiburan dan hubungannya dengan Wulan serta sang kekasih.

Shalom memilih untuk kuliah di luar negeri karena menghindari pertemanan yang toxic. Benarkah?

Iya. Walaupun belum bisa cerita ke orang-orang terdekat soal mental health-ku, aku tahu harus mementingkan itu. Saat itu, aku merasa udah nggak bisa stay di Jakarta karena apa pun yang aku lakuin ke-distract sama masalah pertemananku. Jadi, daripada mengganggu hidup dan kesehatan mentalku, mending menjauhkan diri aja. Dan cara yang aku pikir paling cepat bisa dilakuin ya kuliah di luar negeri. Cari teman baru di lingkungan baru sekaligus lanjut edukasiku.

Kamu jarang banget tampil di layar kaca atau layar lebar. Memang enggak ingin berkarier di dunia hiburan?

Justru dari dulu sebenarnya kepingin banget. Cuma, prioritas aku pada saat itu adalah sekolah karena menurut aku, edukasi itu sangat penting. Aku dari kecil enggak suka bolos dan enggak suka ketinggalan banyak pelajaran di sekolah karena aku enggak jago multitasking. Makanya setelah selesai, baru mau fokus ke karier. Jadi, memang aku yang enggak bisa meninggalkan edukasi untuk karierku.

Sekarang setelah lulus kuliah, keinginan Shalom untuk bermain film atau series sudah tercapai lewat syuting Virgin the Series dan sebuah film pendek. Bagaimana menjalaninya?

Jujur, aku suka banget akting. Aku senang ngelakuin apa pun itu yang menantang. Dari akting aku bisa mengembangkan bakatku, kenal orang baru, dan belajar banyak dari artis-artis senior.

Banyak yang bilang kamu sama Mama seperti kakak-adik, gimana nanggepinnya?

Udah biasa sih dengar omongan kayak begitu, hehehe. Mungkin karena gap umurnya yang enggak jauh. Waktu Mama punya aku, kan memang pas usianya masih muda.

Sedekat apa sih hubungan kalian? Biasanya kalau quality time ngapain aja?

Kita sering movie night di rumah. Terus olahraga bareng, makan malam juga. Kadang ikut dinner atau trip bareng sama teman-teman Mama juga. Aku juga sering masakin Mama dan kadang party bareng.

Photo

FOTO: @RAJAREGAR

Kalian sering cekcok juga enggak sih?

Sering banget berantem kayak ibu dan anak pada umumnya yang pasti punya argumen sendiri-sendiri. Kalau hal-hal simpel biasanya karena aku yang suka enggak rapi atau taruh sesuatu tidak pada tempatnya. Itu bikin Mama risi karena Mama tuh tipikal orang yang rapi banget.

Kamu dilarang nikah muda, sebenarnya sempat kepikiran enggak nikah di usia muda kayak Mama?

Sebenarnya, Mama enggak ngelarang, tapi lebih mengingatkan aja. Jangan sampai nikah cuma karena kepingin aja. Nikah kan untuk seumur hidup sama satu orang, jadi harus make sure dulu soal kestabilan mental dan finansial. Soalnya, kalau masih muda, kan belum tentu matang kesiapannya untuk ngejalanin hidup bareng pasangan.

Perihal pasangan, sekarang kamu punya pacar enggak? Dan apa sih kriteria lelaki idaman Shalom?

For now aku emang udah punya pacar dan udah berjalan lebih dari dua tahun. Aku tuh suka sama seseorang yang pekerja keras, sayang keluarga, hormat sama orang tua, punya visi dan misi dalam hidupnya, tahu apa yang dia mau, dan wawasannya luas. Kalau fisik, aku enggak begitu mentingin. Ganteng tuh bonus aja. Semua lebih ke otak.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore