Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Maret 2026, 21.46 WIB

Cerita Denada di Balik Keputusannya Serahkan Ressa Dirawat oleh Bibinya

Penyanyi Denada. (Instagram: denadaindonesia) - Image

Penyanyi Denada. (Instagram: denadaindonesia)

JawaPos.com - Denada menceritakan momen saat dirinya hamil di luar nikah anak pertamanya di usia sekitar 20-an tahun pada saat kariernya sedang berkembang di industri musik Tanah Air.

Menurut Denada, awalnya dia merasahasiakan perihal kehamilannya kepada sang ibunda, Emilia Contessa. Lambat Laun seiring perkembangan usia kehamilan, ibunya akhirnya mengetahuinya.

Selama masa kehamilan, Denada selalu didampingi Emilia Contessa. Sang ibunda bertanya bagaimana rencananya ke depan bersama buah hatinya.

Denada secara tegas menyatakan tidak ada kepikiran untuk menggugurkan kandungan. Dia akan tetap mempertahankan anak di dalam kandungan meski ayah biologisnya tidak mau bertanggung jawab.

Denada mengakui ada perasaan takut dalam benaknya pada saat itu mengingat hamil di luar nikah merupakan bencana dan aib besar. 

Emilia Contessa melontarkan wacana jika anak itu diasuh oleh bibi Denada, Ratih Puspita Dewi dan suaminya, Dino Rossano. Dengan pertimbangan, mereka sedang menginginkan anak laki-laki namun tidak kunjung mendapatkannya.

"Mama menanyakan pendapat aku. Bagaimana kalau misalnya Tante Ratih dan Om Dino meminta untuk mengasuh. Om Dino itu adalah adik laki-laki bungsu. Mama punya adik tiga. Om Rio, Om Dino, dan Virgia. Om Dino ini adalah adik laki-laki yang bungsu," kata Denada.

Ide itu disambut positif oleh Denada. Menurutnya, Ressa akan memiliki keluarga yang lengkap apabila diasuh dan dibesarkan di Banyuwangi. Selain itu, ada Emilia Contessa yang juga tinggal di sana yang akan selalu mengawasi setiap perkembangan Ressa.

"Aku tahu pada saat itu Om Dino sama Tante Ratih sangat amat menginginkan anak laki-laki, tapi memang pada saat itu belum diberikan sama Allah," ungkapnya.

"Bayangan aku pada saat itu, Ressa akan berada bersama Om Dino, Tante Ratih, keluarga dekat, keluarga besar di mana Om Dino dan Tante Ratih memang sudah lama sekali menginginkan anak laki-laki," imbuhnya.

Denada menyetujui usulan Emilia Contessa. Setelah anaknya terlahir ke dunia, Ressa kemudian dibawa ke Banyuwangi untuk diasuh oleh Ratih dan Dino. Ressa resmi diasuh mereka di usia 10 hari.

"Di situ ada mama, ada eyang putri aku yang aku biasa selalu panggil ibu. Dan ibu ini, almarhumah istilahnya ditakutin, dihormati gitu di keluarga. Mama juga sebagai anak tertuanya ibu gitu," tuturnya.

Denada membiarkan Ressa diasuh oleh Ratih dan Dino karena pada saat ini dianggap jalan yang terbaik. Ressa tidak akan merasa kekurangan kasih sayang dan cinta berada di tengah-tengah mereka dan keluarga besar.

"Semua orang akan menyayangi dia, memperhatikan dia, mencintai dia. Istilahnya nggak akan ada yang berani macam-macam sama dia karena tahu bahwa dia ini adalah dari mama, dari ibu, dia tidak akan di-bully," tuturnya.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore