
Kurt Cobain (Instagram @livenirvana)
JawaPos.com – Memasuki 32 tahun setelah wafatnya Kurt Cobain, vokalis band Nirvana, perdebatan mengenai penyebab kematiannya kembali mencuat ke publik.
Banyak yang menilai terdapat kejanggalan dalam hasil otopsi, bukti forensik, dan kondisi tempat kejadian perkara.
Berikut 5 Temuan yang memunculkan kembali dugaan bahwa kematian Cobain bukan bunuh diri, melainkan pembunuhan yang direkayasa, seperti dilansir dari laman News Week pada Jum'at (3/4).
1. Dugaan Overdosis Heroin sebelum Tembakan
Peneliti independen menyatakan bahwa kadar heroin dalam tubuh Cobain jauh melampaui batas mematikan normal. Kondisi tersebut diduga membuat korban tidak sadar atau dalam keadaan koma sebelum tembakan terjadi. Mereka menilai seseorang dalam kondisi demikian tidak mungkin mampu melakukan tindakan kompleks seperti bunuh diri. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa overdosis tersebut disengaja untuk melumpuhkan korban.
2. Ketidaksesuaian Hasil Otopsi dengan Luka Tembak
Analisis forensik menunjukkan adanya kerusakan organ seperti otak dan hati yang umumnya terkait dengan kekurangan oksigen akibat overdosis. Peneliti menilai pola kerusakan ini tidak sepenuhnya selaras dengan kematian akibat tembakan senapan. Selain itu, ditemukan cairan di paru-paru dan pendarahan pada mata yang dianggap lebih konsisten dengan overdosis. Hal ini menimbulkan keraguan terhadap kesimpulan bahwa tembakan adalah penyebab utama kematian.
3. Kondisi Tempat Kejadian yang Terlalu Rapi
Tim peneliti menyoroti bahwa lokasi kejadian terlihat sangat bersih dan tertata. Mereka menyebutkan bahwa kasus bunuh diri dengan senapan umumnya menghasilkan percikan darah yang luas. Namun, pada kasus Cobain, area di sekitar tubuhnya tidak menunjukkan pola tersebut. Kondisi ini dinilai tidak wajar dan mengarah pada kemungkinan rekayasa tempat kejadian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022