
Presiden Direktur MD Pictures Manoj Punjabi
JawaPos.com - Produser film Manoj Punjabi menyampaikan kritikannya terhadap sistem perpajakan yang berlaku dalam industri film nasional. Dia menilai, pemberlakukan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ganda cukup membebani.
Kritikan Manoj Punjabi tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPR, dalam video di kanal YouTube TVR Parlemen. Manoj membandingkan beban pajak yang dipikul perfilman nasional dengan PPN ganda, dan film asing yang hanya dikenakan pajak satu kali.
"Film nasional dikenakan dua kali pajak. Sementara film dari luar hanya sekali. Kalau film kita rugi, misalnya biaya produksi Rp 25 miliar tapi pendapatan hanya Rp10 miliar, kita tetap kena tambahan pajak sekitar Rp 1,1 miliar," ujar Manoj Punjabi.
Film dalam negeri dikenakan pajak ganda mulai dari proses produksi hingga distribusi. Hal ini berbeda dengan film asing yang hanya dikenakan pajak pada saat masuk ke Indonesia atau saat akan ditayangkan.
Kebijakan perpajakan tersebut dinilai sangat berdampak pada pembuat film independen (indie) yang biasanya memiliki keterbatasan modal dan sangat bergantung pada investor. Ketika satu film mendapatkan pendanaan dari investor, dikenakan pajak. Dan pada saat filmnya akan tayang, dikenakan PPN lagi.
Akibatnya, risiko kerugian menjadi semakin besar, terutama jika film tersebut tidak mencapai target pendapatan yang diharapkan.
"Nggak apa-apa mau film asing naik. Tapi kalau kita cari formula, kenapa nggak disamakan," kata Manoj Punjabi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
