
Rien Wartia Trigina alias Erin melaporkan mantan ART Herawati ke Polres Metro Jakarta Selatan setelah data pribadinya disebar. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi III DPR RI sempat menyampaikan desakan ditujukan kepada Kapolres Metro Jakarta Selatan untuk tidak memproses laporan polisi yang sempat dibuat oleh Rien Wartia Trigina alias Erin terhadap asisten rumah tangga (ART) Herawati atau Hera.
Komisi III DPR menganggap laporan polisi yang dilakukan Erin terhadap Hera tidak tepat menggunakan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi untuk kasus pembuatan konten video dan foto di rumah Erin tanpa izin.
Komisi III DPR berpandangan, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dimaksudkan untuk memberikan perlindungan terhadap data penting seperti KTP, rekening, dan sejenisnya.
Laporan Erin diminta tidak diproses lebih lanjut oleh Komisi III DPR, Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Erin menilai langkah itu tidak tepat. Pasalnya, katanya, undang-undang dibuat untuk melindungi semua masyarakat dari berbagai lapisan.
"Apakah Mbak Erin bukan masyarakat? Itu aja dulu pertanyaan saya. Setiap masyarakat mempunyai hak hukum yang sama. Setiap masyarakat mempunyai hak melakukan upaya hukum tentunya dengan diikutsertakan alat-alat bukti," kata Sunan Kalijaga di bilangan Senayan Jakarta, Senin (18/5).
Sunan Kalijaga mempertanyakan kewenangan Komisi III DPR mendesak Polres Metro Jakarta Selatan untuk menghentikan laporan polisi yang dibuat Erin terhadap ART Hera.
"Apa kewenangannya mereka untuk tidak melanjutkan ini? Karena kami punya bukti yang sangat valid," akunya.
Pihak Erin menyatakan bahwa masalah dugaan penganiayaan atau kekerasan fisik dan verbal terlalu dibesar-besarkan. Dalam kasus ini, katanya, tidak ada korban yang mengalami masalah kesehatan yang serius.
"Berbeda ketika si korban misalnya saat ini sedang ada di rumah sakit, ada di ICU, atau setelah keluar menimbulkan cacat permanen. Tapi faktanya kami tidak melihat itu. Faktanya kami melihat dia alhamdulillah dalam keadaan sehat bisa bertemu dengan teman-teman, bisa wawancara atau bisa datang ke mana-mana ya untuk menyampaikan ini itu. Saya rasa agak sedikit berlebihan kalau kasus ini seolah-olah sangat luar biasa gitu," tuturnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
