Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Mei 2026 | 04.48 WIB

Job Ustadz Solmed Makin Ramai Usai Difitnah Netizen

Ustad Solmed dan April Jasmine saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (2/6). (Abdul Rahman/JawaPos.com) - Image

Ustad Solmed dan April Jasmine saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (2/6). (Abdul Rahman/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ustadz Solmed menegaskan bahwa fitnahan terhadap dirinya dikait-kaitkan netizen sebagai penceramah inisial SAM, pelaku pelecehan seksual sesama jenis, tidak membawa pengaruh apa pun terhadap aktivitas dakwahnya.

Sebaliknya, job ustadz Solmed justru semakin banyak setelah namanya heboh di media sosial dikaitkan netizen dengan penceramah inisial SAM, yang belakangan diketahui adalah Syekh Ahmad Al Misry.

"Semakin ramai kalau jadwal. Orang Indonesia itu penasaran, semakin berita naik, semakin penasaran pengin ngundang. Malah saya berpikir, oh masya Allah nih jadi berkah tersendiri gitu," kata ustadz Solmed di bilangan Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/5).

Ustadz Solmed mengaku tidak merasa tertekan sama sekali sosok inisial SAM dikaitkan kepada dirinya. Dia santai menghadapinya karena merasa berada di jalan yang benar atau bukan pelaku pelecehan seksual sesama jenis.

"Nggak ada masalah kalau saya sih. Kalau saya pribadi nggak ada masalah ya. Karena fitnah itu kan orang ke saya, yang penting saya tidak memfitnah. Kalau kita dijahatin, asal kita jangan jahat gitu," paparnya.

Ustadz Solmed diketahui sudah melaporkan netizen yang memfitnah dirinya ke Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. Menurut suami April Jasmine itu, sampai sekarang, belum ada pemeriksaan dengan kapasitasnya sebagai saksi pelapor.

"Belum. Saya lagi menunggu justru. Kalau saya sudah tahu siapa di balik itu, tapi kan nggak mungkin saya bergerak sendiri. Harus polisi yang bergerak," paparnya.

Dia mengaku akan memenuhi panggilan penyidik apabila dijadwalkan dimintai keterangan terkait laporan yang sempat dibuat di Polda Metro Jaya.

Menurut dia, sejauh ini, belum ada permintaan maaf dari pelaku. " Belum, mungkin nunggu dipanggil dulu kali baru baru menyampaikan permohonan maaf kali," tuturnya.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore