
Manchester City dan Persiapan Logo Baru Musim Depan
Manchester City berencana mengubah logo yang dipakainya dalam 19 tahun terakhir. Mereka memutuskan akan kembali ke logo yang lebih retro mulai musim depan.
KEPALA elang ditambah sayap warna kuning keemasan, perisai, kapal, dan tiga bintang identik dengan Manchester City. Logo yang digunakan City pada era chairman Francis Lee tersebut resmi digunakan oleh City sejak 1997 lalu.
Namun, dalam beberapa pekan terakhir, gelombang tuntutan suporter City menghapus logo tersebut semakin besar. Lambang tersebut dianggap kurang menghargai sejarah panjang City.
Dari hasil diskusi sejarah klub yang dilangsungkan City, penggunaan logo elang itu mengacu kepada perkembangan industri penerbangan yang pesat di Manchester pasca Perang Dunia II. Sedangkan tiga bintang di atasnya sekedar dekorasi tanpa punya arti tertentu.
Sekretaris Jendral Manchester City FC Supporters Club Kevin Parker mengatakan City harus kembali ke pakemnya. Dari hasil diskusi, mereka meminta klub mengganti logo klub seperti era 1970-an.
Dari penelusuran histori klub, sudah tiga kali logo City berubah. Yang pertama tercatat sekitar tahun 1930-an. Logo City berbentuk bulat dengan tulisan Manchester City FC yang melingkar.
Kemudian di dalam lingkaran itu terdapat perisai. Bagian atas perisai terdapat kapal yang merupakan lambang kanal pelabuhan kota Manchester. Di bagian bawah terdapat tiga garis yang melambangkan tiga sungai besar di Manchester, yakni, Irwell, Irk, dan Medlock.
Lantas logo itu bergeser pasca Perang Dunia. Bedanya hanya di tiga garis yang ada di bawah kapal. Bukan lagi tiga garis melainkan diganti bunga mawar merah yang merupakan lambang Distrik Lancashire.
”Kami sangat senang karena klub mau mendengar masukan dari kami, para suporter, soal penggantian logo. Kami melihat klub menaruh perhatian besar kepada fans yang peduli dengan histori ini,” tutur Parker seperti dikutip dalam situs resmi City.
Parker menuturkan walau logo kepala elang akan diganti, gambar tersebut tetap hidup dalam hati para fans. Bahkan, beberapa merajah bagian tubuhnya dengan lambang City sebagai bentuk identitasnya.
Seperti diberitakan Daily Mail, fans City rela menggambari logo klub pengkoleksi empat gelat juara Liga Inggris di bagian manapun tubuhnya. Punggung, lengan, kaki, sampai kepala tak luput sebagai ekspresi kecintaan.
Dan, City kabarnya siap menanggung kompensasi atas pergantian logo itu kepada para fans yang sudah kadung merajah tubuhnya dengan logo lama. Berapa sih harga penghapusan tato di Inggris?
”Untuk sewa studio per jam penghapusan tato dikenakan biaya 50 poundsterling (Rp 1,05 juta). Lalu penghapusan gambar yang berukuran sekitar 30 sentimeter sekitar 2 ribu poundsterling (Rp 41,6 juta),” tulis salah satu sumber Daily Mail kemarin (5/12).
Pakar sejarah sepak bola Manchester Gary James mengatakan logo City dengan yang berbentuk lingkaran ternyata lebih diminati. Tak heran dibandingkan logo elang emas, logo City era retro lebih dianggap klasik dan menawan.
”Pihak klub sejauh ini melaporkan sedang bekerja sama dengan para desainer untuk membuat badge anyar. Mereka akan melemparkan kepada fans soal desain baru itu untuk dimintai pendapat,” ujar James. (dra/ha/jpg)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022