
Joker, Eren Yeager, dan Thanos. (Istimewa)
JawaPos.com - Dalam ranah pop culture modern, sosok antagonis tidak melulu soal penjahat tak bermoral yang harus kalah. Joker, Thanos, dan Eren Yeager adalah tiga nama villain yang justru hadir dengan gagasan yang terasa relevan dengan realitas yang dihadapi banyak orang.
Ketiganya berasal dari semesta yang berbeda: Eren Yeager adalah lakon utama dalam manga karya Hajime Isayama, Attack on Titan; Thanos adalah sosok super villain dari Marvel Comics; dan Joker adalah musuh bebuyutan Batman dalam DC Comics. Meski tidak punya benang merah secara origin, ketiganya punya satu kesamaan: mereka mempertanyakan fondasi moral yang selama ini dianggap stabil.
Tiga villain ini punya dampak yang begitu besar, bahkan mampu menggelitik pola pikir khalayak publik dan merangsang opini bahwa apa yang mereka lakukan sebetulnya bukanlah hal yang salah-salah amat, meski pada praktiknya mereka mengorbankan banyak orang.
Tanpa bermaksud meromantisasi sosok penjahat dan membenarkan perlakuan mereka, ada alasan kuat mengapa pemikiran dari Joker, Thanos dan Eren Yeager menjadi hal yang asyik untuk didiskusikan dan diperdebatkan.
Mari kita bahas satu per satu:
Dalam film The Dark Knight, Joker bukanlah sosok penjahat yang punya masterplan. Menjuluki dirinya sebagai agent of chaos, Joker punya pola pikir yang unik dalam beraksi: menelanjangi fakta bahwa moral tak lebih dari ilusi sosial.
Lebih dari sekadar 'orang jahat adalah orang baik yang tersakiti', Joker tidak mengacau demi uang, kekuasaan atau balas dendam belaka. Ia ingin membongkar keyakinan dasar manusia terhadap keteraturan dan moralitas dengan mendorong manusia ke titik di mana etika, akhlak dan integritas menjadi rapuh.
Meyakini bahwa dunia adalah tempat yang sangat kejam, Joker melihat bahwa dunia butuh ilusi kontrol bernama moralitas dan sistem agar manusia di dalamnya merasa aman. Ketika dua hal esensial itu diganggu oleh hal yang tidak terduga, maka orang sebaik malaikat pun bisa berubah menjadi iblis.
Harvey Dent, yang kemudian menjadi Two-Face, adalah bukti konkrit bahwa teorinya benar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022