
Gon. (Istimewa)
JawaPos.com – Tidak berlebihan rasanya menyebut bahwa era digital dan media sosial telah menjadi tonggak sejarah ketika untuk pertama kalinya manusia memproduksi begitu banyak kata.
Miliaran opini, jutaan status, ribuan perdebatan di kolom komentar, dan tak terhitung banyaknya narasi lain dihasilkan setiap hari. Setiap jam. Setiap menit.
Sadar atau tidak, manusia modern saat ini hidup di dalam sebuah ekosistem luar biasa bising yang nyaris tanpa ruang hening. Keberadaan podcast, video pendek, tutorial, hingga utas curahan hati menunjukkan bahwa hampir semua orang ingin didengar, mengomentari apa saja, dan menawarkan versinya sendiri tentang kebenaran atas nama kebebasan berpendapat.
Ironisnya, di tengah hiruk-pikuk komunikasi tersebut, manusia justru semakin sering gagal memahami satu sama lain. Filsuf Korea Selatan, Byung-Chul Han menggambarkan masyarakat modern sebagai sivilisasi yang dipenuhi keriuhan informasi dan dorongan untuk terus berkomunikasi. Akibatnya, kata-kata seolah kehilangan bobot maknanya lantaran kelewat mudah dihasilkan, direkayasa, bahkan digunakan untuk memanipulasi citra.
Fenomena tersebut secara tidak langsung juga tercermin dalam budaya populer. Manga, apa pun genrenya, hampir selalu bergantung pada dialog, monolog, narasi, dan efek suara untuk menyampaikan cerita.
Namun, di tengah lautan halaman dari ratusan ribu judul komik Jepang yang sudah terbit di dunia, terselip sebuah judul minimalis yang punya dampak maksimalis.
Bukan karena mengandung segudang quote dan dialog filosofis nan puitis yang pretensius. Sebaliknya, manga ini hadir tanpa dialog. Tanpa onomatope. Tanpa satu kalimat pun. Tanpa satu huruf pun.
Yang lebih aneh, pembacanya tetap mampu mendengar segala sesuatu yang terjadi di dalamnya. Lahir dari tangan mangaka Masashi Tanaka pada 1991, karya ini berhasil mendobrak batas serta norma manga pada umumnya dengan cara yang begitu radikal dan nyaris mustahil.
Manga tersebut berjudul Gon.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022