Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Mei 2025, 01.31 WIB

Bank Mandiri dan Eximbank Kolaborasi Berikan Pembiayaan UMKM Berorientasi Ekspor, Limit hingga Rp 1 Triliun

Penandatanganan kerja sama Bank Mandiri dan LPEI terkait penyaluran kredit jangka pendek dengan limit Rp 1 triliun dan fasilitas treasury line. (BMRI for Jawapos) - Image

Penandatanganan kerja sama Bank Mandiri dan LPEI terkait penyaluran kredit jangka pendek dengan limit Rp 1 triliun dan fasilitas treasury line. (BMRI for Jawapos)

JawaPos.com - Pembiayaan terhadap produk ekspor nasional terus digenjot. Termasuk, produk-produk usaha mikro, kecil, menengah (UMKM). Dengan harapan, mampu meningkatkan kontribusi ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. 

Teranyar, Bank Mandiri melakukan kerja sama strategis bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank terkait penyaluran kredit jangka pendek dengan limit Rp 1 triliun dan fasilitas treasury line dengan credit equivalent limit sebesar USD 3,6 juta. Kemudian, penjaminan kredit bagi pelaku usaha berorientasi ekspor serta pengembangan kapasitas UMKM agar mampu bersaing di pasar global.

Senior EVP Bank Mandiri Dadang Ramadhan menjelaskan, kolaborasi strategis ini juga mencakup penjaminan kredit dan pengembangan kapasitas UMKM. Sehingga mendorong ekspor sektor usaha kecil dan menengah (UKM). Di sisi lain, sekaligus memperluas peran sebagai mitra keuangan bagi para pelaku ekspor

"Bank Mandiri bersama LPEI menyediakan akses pendanaan yang fleksibel untuk mendukung pelaku usaha dalam meningkatkan kontribusi ekspor Indonesia. Terus memperluas dukungan terhadap UMKM melalui pembinaan dan akses permodalan agar bisa naik kelas ke pasar global," ucap Dadang, Rabu (28/5). 

Plt. Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional, dan Teknologi Informasi LPEI Anwar Harsono mengatakan, fasilitas kredit jangka pendek dan treasury line dioptimalkan untuk mengakselerasi pembiayaan ekspor bernilai tambah tinggi. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memfasilitasi pelaku ekspor lebih optimal.

Perjanjian ini juga memungkinkan LPEI memberikan penjaminan atas fasilitas pembiayaan modal kerja maupun investasi yang disalurkan Bank Mandiri kepada nasabah yang berorientasi ekspor. Menurut dia, penjaminan kredit LPEI memberikan keuntungan struktural dalam pengelolaan risiko pembiayaan Bank Mandiri. Karena akan memiliki bobot aktiva tertimbang menurut risiko (ATMR) sebesar 0 persen.

"Dengan demikian, aset produktif yang dibiayai akan tercatat sebagai berkualitas lancar. Di sisi lain, skema ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha untuk melakukan ekspansi ekspor ke pasar internasional," jelas Anwar.

Bank Mandiri dan LPEI akan melakukan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM di 12 titik lokasi region. Hingga saat ini telah berjalan empat kelas di Jakarta, Garut dan Bogor. Diikuti oleh 113 pelaku UKM yang memiliki komoditas fashion, kerajinan, makanan minuman, dan lainnya.

Skema ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha dalam melakukan ekspansi bisnis ke pasar internasional. Penguatan peran UMKM dalam ekspor menjadi krusial di tengah situasi ketidakpastian global. Sehingga diperlukan dukungan berkelanjutan dari sisi kapasitas dan modal kerja.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore