
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. BI kembali kerek BI Rate jadi 5,75 persen pada 18 Juni 2026. (Istimewa)
JawaPos.com - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rizal Taufikurahman menilai langkah Bank Indonesia (BI) yang kembali menaikkan BI-Rate sebesar menjadi 5,75 persen, menunjukkan bahwa tekanan terhadap stabilitas nilai tukar rupiah dan arus modal masih cukup besar. Menurut dia, kebijakan 5,50 perseb sebelumnya belum mampu meredam gejolak pasar.
"Kenaikan suku bunga memang dapat memperkuat daya tarik aset keuangan domestik dan menjaga ekspektasi inflasi, tetapi efektivitasnya akan terbatas apabila pelemahan rupiah lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti tingginya suku bunga global, penguatan dolar AS, dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik," kata Rizal kepada JawaPos.com, Kamis (18/6).
Artinya, sambung Rizal, langkah BI saat ini lebih berfokus menjaga stabilitas makroekonomi dibandingkan mendorong akselerasi pertumbuhan.
Di sisi lain, kenaikan BI-Rate yang berulang juga memiliki konsekuensi berupa meningkatnya biaya kredit, melambatnya investasi, dan tertahannya konsumsi rumah tangga sehingga ruang pertumbuhan ekonomi menjadi lebih sempit.
"Oleh karena itu, stabilitas ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan instrumen moneter, tetapi harus didukung oleh kebijakan fiskal yang kredibel, penguatan investasi produktif, peningkatan ekspor, serta upaya memperkuat pasokan devisa nasional," jelasnya.
Dengan demikian, kata dia, solusi jangka panjang bukan sekadar menaikkan suku bunga, melainkan membangun fundamental ekonomi yang lebih kuat agar kepercayaan pasar pulih secara berkelanjutan.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
