Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Juni 2026 | 01.15 WIB

MSCI Pertahankan Status Indonesia di Emerging Market, OJK: Cermin Kepercayaan Investor Global

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Friderica Widyasari Dewi. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Friderica Widyasari Dewi. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) Market Classification Review merupakan cerminan dari kepercayaan investor global akan pasar Indonesia.

Sebagaimana diketahui, MSCI baru saja meluncurkan Market Classification Review yang dirilis pada 24 Juni 2026 mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan keputusan MSCI merupakan cerminan atas kepercayaan investor global terhadap ketahanan ekonomi nasional, stabilitas sektor jasa keuangan, serta berbagai reformasi yang terus dilakukan untuk memperkuat transparansi, integritas, dan daya saing pasar modal Indonesia.

"Kami juga mencatat pengakuan MSCI atas berbagai langkah reformasi integritas pasar modal yang telah dilakukan. Adapun sejumlah area yang masih menjadi perhatian merupakan bagian dari proses evaluasi yang konstruktif dan akan terus kami tindak lanjuti bersama seluruh pemangku kepentingan," kata Friderica di Jakarta, Rabu (24/6).

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan hasil penilaian tersebut menunjukkan pengakuan lembaga penyedia indeks global terhadap agenda reformasi pasar modal Indonesia yang dijalankan OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) dan seluruh pemangku kepentingan sejak awal 2026.

Ia mengatakan, MSCI tidak hanya mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Markets, tetapi juga mengakui bahwa berbagai langkah reformasi yang telah dan sedang dijalankan berada pada arah yang tepat.

“Hal tersebut tercermin dari hasil penilaian market accessibility Indonesia yang tetap terjaga dengan baik," ujar Hasan.

Menurutnya, pengakuan atas reformasi tersebut menjadi modal penting bagi pasar modal domestik untuk terus tumbuh dengan fondasi transparansi, integritas, dan tata kelola yang semakin kuat.

Meski demikian, ia menegaskan masih terdapat ruang perbaikan yang perlu ditindaklanjuti secara konstruktif.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore