JawaPos.com - Stabilitas kemungkinan merupakan salah satu aspek terpenting bagi Apple. Alih-alih mengintegrasikan teknologi terbaru saat merilis produk baru, perusahaan memberi pengguna fitur yang telah ada di pasar selama beberapa waktu tetapi sekarang jauh lebih maju.
Meskipun pendekatan ini dikritik oleh beberapa pengguna, hal ini cukup memberikan rasa percaya diri pada banyak orang karena membantu mencegah sistem baru menyebabkan masalah dan berdampak negatif pada pengalaman pengguna.
Namun, Apple tidak dapat sepenuhnya menghilangkan masalah. Menurut laporan terbaru, masalah pembengkakan baterai yang parah telah dilaporkan di iPhone 13 dan iPhone 14 Pro dalam waktu enam bulan setelah pembelian.
Dilansir dari Cnbeta, baru-baru ini, beberapa pengguna iPhone melaporkan masalah pembengkakan baterai yang parah di internet. Mereka menyatakan keprihatinan tentang kualitas baterai pada model iPhone tertentu, khususnya iPhone 13 dan iPhone 14 Pro.
Para pengguna ini mengklaim bahwa masalah muncul meskipun perangkat mereka digunakan secara normal. Seorang pengguna yang membeli iPhone 14 Pro pada Desember tahun lalu menyatakan bahwa masalah kualitas baterai Apple menyebabkan pembengkakan yang signifikan.
Pembengkakannya sangat parah sehingga mendorong layar terbuka atau menganga secara paksa. Sayangnya, dukungan pelanggan Apple diduga menolak klaim tersebut dan enggan bertanggung jawab.
Pengguna dilaporkan menelepon dukungan teknis Apple tiga kali. Seorang penasihat senior awalnya berjanji untuk mengganti perangkat jika masalah baterai terbukti menjadi masalah kualitas, namun kemudian berubah pendirian dan mengingkari janji tersebut.
Foto yang dibagikan oleh pengguna menunjukkan layar iPhone 14 Pro yang terkena dampak baterai kembung ini, mungkin karena baterai yang membengkak. Perlu dicatat bahwa pengguna iPhone 14 Pro lainnya juga mengalami masalah pembengkakan baterai.
Namun, saat mereka mengirimkan perangkat mereka ke dukungan pelanggan Apple, perusahaan menolak keluhan tersebut dan malah mengembalikan perangkat tersebut.
Anehnya, saat dikembalikan, masalah pembengkakan baterai telah hilang, tetapi baterai ditampilkan sebagai "komponen tidak dikenal". Pengguna mencurigai Apple mengganti baterai asli tanpa mengakui perbaikannya.
Menurut klaim, ini bukan kasus pembengkakan baterai iPhone yang terisolasi. Namun, tidak dapat dikesampingkan bahwa masalah pembengkakan baterai mungkin disebabkan oleh pengguna yang meletakkan ponsel mereka di lingkungan bersuhu tinggi atau mengisi dayanya di bawah kondisi suhu tinggi.
Investigasi lebih lanjut diperlukan untuk menentukan akar penyebab masalah ini dan apakah memang karena cacat manufaktur atau kebiasaan pengguna.