
Sejumlah calon jamaah haji mengantri perekaman paspor untuk musim Haji 2026 di lingkungan Ponpes Daarul Hikmah Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (15/10/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Aturan baru dalam UU Haji dan Umroh berpotensi berimbas pada sejumlah calon jamaah haji (CJH) yang dijadwalkan berangkat pada 2026.
Terutama CJH yang sudah pernah haji namun jaraknya belum genap 18 tahun dengan jadwal keberangkatan 2026. Mereka terancam tertunda keberangkatannya sampai jarak dengan haji sebelumnya 18 tahun.
Dalam pasal 5 ayat 1c, pada intinya CJH yang sudah pernah berhaji boleh berangkat haji lagi minimal setelah 18 tahun.
Bila aturan itu mulai berlaku untuk Haji 2026, maka yang bisa berangkat tahun 2026 adalah mereka yang belum pernah haji atau pernah berhaji namun berangkatnya maksimal tahun 2008.
Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Ar Roudloh Gresik, Thohurin, mengatakan bahwa pihaknya sudah mendengar soal aturan tersebut.
Namun hingga kini pihaknya juga belum bisa memastikan berapa jamaah yang masuk kelompoknya. “Nunggu 19 November kemungkinan. Nanti akan muncul pada sistem,” ujarnya.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Gresik Lulus mengatakan bahwa porsi yang dikeluarkan saat ini berjumlah 2.569 jemaah. Atau 90 persen dari total kuota 2026.
Pihaknya membenarkan adanya regulasi baru dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terkait batas selisih waktu haji satu dengan berikutnya, dari sebelumnya 10 tahun menjadi 18 tahun.
“Kemungkinan nanti yang belum 18 tahun maka akan tertunda. Otomatis diganti dengan porsi selanjutnya,” ucapnya.
Namun hingga kini pihaknya belum mengetahui jumlah jamaah yang masuk kuota 2026 namun belum genap 18 tahun dari haji sebelumnya.
Nantinya jamaah tersebut akan otomatis tertolak saat akan melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH). “Informasinya pelunasan dimulai 19 November mendatang. Syaratnya jamaah sudah istithoah,” imbuhnya.
Sebagai informasi, kuota haji Kabupaten Gresik tahun 2026 sudah mendapat tambahan sekitar 500 jamaah dari porsi 2025.
Tambahan itu membuat jamaah yang dijadwalkan pada 2027 bisa berangkat lebih awal. Kemungkinan jamaah yang terjadwal berangkat 2027 kembali bertambah setelah aturan baru itu berlaku.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022