
Kepala Pos Terminal Jabal Ka'bah Taufiq Hidayat memberi arahan pada jamaah haji sebelum menjalani umrah, Minggu (3/5/2026). Hingga saat ini, sudah ada 7 jamaah haji Indonesia yang wafat di tanah suci. (Bayu Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com – Hingga Hari ke-13 Operasional haji 2025, tercatat tujuh jamaah haji Indonesia wafat di Arab Saudi.
Selain itu, ada puluhan yang masih menjalani perawatan, baik di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun rumah sakit Arab Saudi.
“Sebagian besar disebabkan serangan jantung dan radang paru-paru,” terang Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Maria Assegaf, Minggu (3/5).
Dia memastikan bahwa PPIH Arab Saudi menjamin badal haji bagi para jamaah haji yang wafat di tanah suci.
Sementara itu, dalam catatan KKHI, hingga Sabtu (2/5) ada 117 jemaah dirujuk ke KKHI. Sedangkan 141 jamaah haji lainnya dirujuk ke RS Arab Saudi.
Dari jumlah tersebut, hingga Sabtu (2/5) lalu sebanyak 59 jamaah haji masih dirawat di RS Arab Saudi.
Selain itu, ada 6.823 jamaah yang mengalami gangguan kesehatan namun masih bisa ditangani dengan rawat jalan di masing-masing sektor.
Jamaah haji diimbau untuk menjaga betul kondisi kesehatannya. Salah satunya tidak memaksakan diri beribadah ke Masjidil Haram bila kondisi sedang tidak fit.
Sebab, perjalanan menuju puncak haji masih panjang. Waktu yang ada juga harus dimanfaatkan untuk mengumpulkan tenaga, agar bisa maksimal saat wukuf hingga lempar jumrah.
Prinsipnya, jangan sampai jamaah menjalani puncak haji dengan sisa-sisa tenaga. Karena tujuan utama para jamaah datang ke tanah suci adalah untuk wukuf di Arafah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
