
Jamaah haji Indonesia gelombang 2 tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Kamis (7/5) pagi waktu Arab Saudi. (Media Center Haji 2026)
JawaPos.com - Keberangkatan gelombang kedua jamaah haji Indonesia telah dimulai hari ini, Kamis (7/6).
Mereka langsung masuk ke Makkah melalui Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, tidak ziarah dulu di Madinah.
Karena itu, para jamaah langsung disiapkan untuk melaksanakan umrah wajib sejak dari tanah air.
Para jamaah diminta untuk mandi ihram dan mengenakan pakaian ihram sejak dari asrama haji.
Baca Juga:Kemenhaj Ungkap 10 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi, Pastikan Layanan Kesehatan Diperkuat
Sementara, untuk shalat sunnah ihram bisa dilakukan di bandara keberangkatan maupun di pesawat.
Kepala Seksi Pembimbing Ibadah Daker Makkah Erti Herlina menjelaskan, penggunaan ihram sejak dari Embarkasi bertujuan agar para jamaah tak perlu ganti ihram di pesawat.
"Seluruh Jemaah Haji Gelombang 2 ini akan mengambil miqat di Yalamlam, yaitu di dalam pesawat," terangnya.
Bila lupa berniat atau ketiduran saat melewati miqat Yalamlam, jamaah haji tidak perlu khawatir. Mereka bisa mengambil miqat di bandara King Abdulaziz Jeddah.
Selain itu, para jamaah wanita yang sedang haid juga diminta mengambil miqat bersama dengan jamaah Lainnnya. Bisa di Yalamlam atau bandara Jeddah.
"Umrah wajibnya menunggu haidnya selesai atau sampai suci dan tetap berdiam di hotel dengan menjaga seluruh larangan ihram," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022