Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Mei 2026 | 05.38 WIB

30 Jamaah Embarkasi Surabaya Gagal Berangkat pada Musim Haji 2026

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam mengatakan sebanyak 30 jamaah haji asal Embarkasi Surabaya gagal berangkat. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam mengatakan sebanyak 30 jamaah haji asal Embarkasi Surabaya gagal berangkat. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Sebanyak 30 jamaah calon haji (JCH) asal Embarkasi Surabaya gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Mayoritas dari mereka dinyatakan tidak laik terbang karena alasan kesehatan. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam setelah seremoni pemberangkatan kloter 116, yang menjadi kelompok terbang terakhir. 

"Jadi ada 30 jamaah haji yang ditunda keberangkatannya (pada musim haji 2026)," ujar As’adul di Gedung Musdalifah, Kompleks Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Kamis malam (21/5). 

As’adul menjelaskan, puluhan jamaah tersebut harus menunda keberangkatan karena berbagai faktor. Selain kondisi medis, ada pula jamaah yang memilih mundur lantaran tidak memiliki pendamping selama menjalankan ibadah haji. 

"Ada yang mundur karena tidak ada pendampingnya. Ada juga yang sudah di Embarkasi, kemudian sakit. Ada yang karena demensia, hamil. Paling banyak karena sakit jantung, seperti itu," imbuhnya. 

Jamaah yang batal berangkat pada musim haji 2026 akan diprioritaskan untuk keberangkatan tahun depan. Namun, hal itu berlaku apabila biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) dan hak PPIH tidak diambil kembali oleh jamaah.

"Konsekuensinya kalau tidak diambil (hak) PPIH sama BPI-nya, maka tahun depan menjadi prioritas (dalam penyelenggaraan ibadah haji 2027)," terang As’adul yang juga menjabat sebagai Plt Kanwil Kemenhaj Jawa Timur.

Dalam kesempatan yang sama, As’adul menuturkan bahwa hingga Kamis (21/5), tercatat ada 14 jamaah asal Embarkasi Surabaya yang wafat selama masa operasional haji 2026.

Rinciannya, 1 jamaah wafat karena penyakit jantung di RSUD Haji Surabaya dan 13 jamaah wafat di Arab Saudi. "Yang di Tanah Suci rata-rata (wafat karena) kelelahan dan penyakit jantung," beber As’adul. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore