
ILUSTRASI
Ngasa di bulan puasa justru merupakan puncak ekstase spiritual masyarakat Jalawastu. Suasana teduh dan sejuk dari pepohonan yang menjulang tinggi di area pagedongan menambah nuansa spiritual upacara ngasa. Meski hanya dilakukan dengan pembacaan doa, masyarakat Jalawastu tetap khidmat sepanjang upacara berlangsung. Suasananya memang tidak seramai biasanya, namun justru lebih khusyuk, karena keheningan membawa aura sakral dari doa-doa yang dirapal. (*)
---
*) KRH SASTRONAGORO
Nama lain dari DIMAS INDIANTO S. BUDAYAWAN, dosen UIN Saizu Purwokerto, dan peneliti Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Reh Pakoenegaran.

7 Kebiasaan Malam Orang yang Tidak akan Pernah Berhasil dalam Hidup Menurut Psikologi
8 Rekomendasi Kuliner Bebek Terenak di Jogja: Sambal Menyala, Porsi Melimpah dan Rasa Istimewa
Kasus Penipuan ASN di Gresik Menghadirkan Fakta Baru, Pegawai DPMD Mengaku Jadi Korban
13 Rekomendasi Mie Ayam Enak di Jogja, Kuliner Kaki Lima yang Rasanya Bak Resto Bintang Lima
Jangan Ketinggalan! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia U-17 di Piala AFF U-17 2026
12 Pilihan Restoran Terenak di Malang untuk Keluarga dengan Suasana Adem dan Punya Spot Instagramable
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap Kejagung Terkait Perkara Tambang
Tempat Kuliner Bakmi Jawa Terenak di Jogja: Dimasak Pakai Arang, Rasanya Semakin Nendang
7 Kuliner Cwie Mie Terenak di Malang, Kuliner Ikonik dengan Cita Rasa Otentik
Prediksi Skor Bayern Munich vs Real Madrid! Dua Raksasa Berjibaku Demi Tiket Semifinal Liga Champions, Siapa Bakal Melaju?
