Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 November 2025, 19.52 WIB

Sekata Tak Serupa

Sementara itu, sekalipun tidak menampilkan semua karya anggota Sakato Art Community, seluruhnya ber­­jumlah 120 orang, pa­meran Guru Terkembang Jadi Bentuk memperlihatkan pusparagam karya seni rupa (lukisan, pa­tung, objek, foto, video) de­ngan pelbagai pilar artistik (ben­tuk, teknik, ide) yang te­rikat pada satu filosofi, filosofi utama manusia Minangkabau, yaitu ”alam ter­kembang jadi guru”. Itulah makna ”sekata tak serupa” yang tersurat se­bagai judul tulisan ini. 

Arkian, dengan filosofi itu, mereka berhikmat tentang ”guru” sebagai segala ke­mung­­kinan inspirasi yang da­pat dianggit ke dalam ”ben­tuk” seni rupa apa pun (rea­listis, abstrak, ekspresionistis, surealistis, dsb). 

Yang menarik, ternyata da­lam pameran Guru Terkem­bang Jadi Bentuk, ada satu-dua anggota Sakato Art Community yang berasal dari Sumatera Utara dan Su­matera Selatan. Itu artinya, be­tapa pun primordialnya Sakato Art Com­munity de­ngan filosofi dan tradisi Minangkabau, ia tak menutup diri dari keterlibatan orang lain dengan tradisi, filosofi, dan kepercayaan yang berbeda. 

Itulah yang meyakinkan saya sonder menyimpulkan bahwa lebih dari sekadar komunitas perupa primordial di tanah rantau, Sakato Art Com­munity merupakan se­buah ”ruang antropologis” yang toleran dengan visi kreatif yang terbuka untuk merawat filosofi dan tradisi sendiri yang baik dan menerima filosofi dan tradisi dari mana pun yang lebih baik. (*)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore