
Satgas Operasi Damai Cartenz mengevakuasi 2 jenazah korban KKB di Yahukimo pada Jumat (26/9). (Polri)
JawaPos.com - Seorang warga sipil menjadi korban penyerangan simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo pada Rabu malam (22/10). Akibat serangan benda tajam, korban bernama Ambotang tersebut mengalami luka berat. Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo memastikan telah mengambil langkah tegas untuk menangani kasus tersebut.
Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa penyerangan oleh KKB kepada korban dilakukan di Jalan Sosial, Distrik Dekai sekitar pukul 18.45 WIT. Korban mengalami luka robek pada leher kiri, siku kiri, dan rusuk kiri. Luka berat tersebut disebabkan serangan menggunakan senjata tajam jenis kapak.
Setelah menerima laporan dari jajaran Polres Yahukimo melalui radio, tim gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo segera menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke UGD RSUD Dekai. Brigjen Faizal memastikan korban sudah mendapatkan perawatan medis. Berdasar informasi terbaru, korban dalam keadaan sadar namun masih mengalami syok berat.
”Sehingga belum bisa dimintai keterangan (oleh polisi),” ungkap dia dalam keterangan resmi pada Kamis malam (23/10).
Berdasar hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban diserang secara tiba-tiba saat duduk di depan kios miliknya. Dua orang pelaku langsung melarikan diri ke arah Jalan Sosial Kaliboto setelah menyerang korban. Dari lokasi kejadian, aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa satu kapak yang digunakan pelaku serta sepasang sandal berwarna putih dan biru.
Analisa awal Satgas Operasi Damai Cartenz, pelaku diduga merupakan simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo. Tindakan tersebut diperkirakan dilakukan untuk meningkatkan eksistensi kelompok tersebut dan memicu situasi keamanan dan ketertiban di Yahukimo tidak kondusif. Karena itu, Faizal dan jajarannya mengutuk keras aksi tersebut.
”Kami mengecam keras aksi penyerangan terhadap warga sipil. Dari hasil penyelidikan sementara, kuat dugaan pelaku memiliki keterkaitan dengan simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo yang berupaya menebar ketakutan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Jenderal bintang satu Polri itu menambahkan bahwa aparat keamanan gabungan dari TNI-Polri akan terus meningkatkan langkah-langkah penegakan hukum dan patroli pengamanan di wilayah rawan. Tujuannya untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali. Hal serupa disampaikan oleh Wakil Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Kombes Adarma Sinaga.
”Kami akan memperkuat patroli dan pengawasan di sejumlah titik strategis. Negara tidak boleh kalah oleh teror dan kekerasan. Kami pastikan masyarakat tetap merasa aman dan terlindungi,” tegas Kombes Adarma.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
