
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan arahan kepada ratusan ASN yang tengah menjalani Latsarmil pembentukan Komcad ASN di Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jaksel, pada Rabu (29/4). (Kemhan)
JawaPos.com - Dalam lima tahun masa pemerintahan Presiden Prbaowo Subianto, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menarget pembangunan 750 Batalyon infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di seluruh Indonesia. Tahun ini, dia memastikan seluruh kabupaten dan kota di Jawa sudah punya 1 Yonif TP.
”Insya Allah di tahun 2026, seluruh kabupaten di wilayah Jawa sudah dikawal oleh 1 Batalyon infanteri Teritorial Pembangunan,” kata Sjafrie dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi I DPR pada Selasa (19/5).
Menurut Sjafrie, sebagai negara yang berdaulat, Indonesia harus terus memperkuat diri. Karena itu, Indonesia wajib membangun kekuatan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan terhadap kedaulatan bangsa. Dia menegaskan bahwa itu merupakan bagian dari sikap defensif aktif yang dipegang oleh Indonesia.
Baca Juga:Sesi I Perdagangan Selasa IHSG Anjlok 3 Persen, Sentimen Merosotnya Nilai Rupiah Sangat Berpengaruh
Saat informasi soal pembangunan 750 Yonif TP terdengar oleh negara-negara tetangga, Sjafrie mengaku muncul sejumlah pertanyaan. Ada yang kaget dan bertanya terkait dengan rencana tersebut. Karena itu, dia memberikan penjelasan secara terperinci.
”Jadi, saya menjawab, bahwa kita mempunyai 514 kabupaten (dan kota) dengan 287 juta rakyat Indonesia. Kita mempunyai kekayaan alam dan kita mempunyai perbatasan dari kurang lebih 11 negara perbatasan,” ungkapnya.
Sjafrie memastikan, pembangunan Yonif TP bukan untuk mengantisipasi serangan dari 11 negara tetangga tersebut. Dia menyatakan bahwa pembangunan ratusan Yonif TP itu untuk menjaga kedaulatan Indonesia. Bukan untuk tujuan lain apalagi sampai mengganggu negara lain.
Baca Juga:CELIOS: Rupiah Melemah Bisa Untungkan Rumah Sakit Indonesia, Biaya Kesehatan di LN jadi Makin Mahal
”Akhirnya mereka bisa mengerti karena sejak tahun 2025, saya bersama Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan sudah melakukan revitalisasi daripada pertahanan negara. Kita targetkan setiap tahun 150 batalyon untuk memenuhi 514 kabupaten,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sjafrie mengungkap manfaat pembangunan ratusan Yonif TP di Indonesia. Salah satunya adalah mengisi kabupaten dan kota yang selama ini masih belum diperkuat atau dikawal oleh pasukan TNI. Menurut dia, daerah-daerah seperti itu rawan tindak kejahatan.
”Apa yang kita lihat sebelum ada batalyon teritorial pembangunan di kabupaten? Tadinya di kabupaten itu tidak ada pasukan, kosong. Apa yang terjadi? Begal, kriminal itu besar sekali,” ujranya.
Setelah Yonif TP dibangun, pasukan masuk, dan roda organisasi berjalan untuk berbagai penugasan, salah satu manfaatnya adalah begal dan tindak kriminal lain berkurang. Bahkan, Sjafrie mengklaim persentasenya bisa mencapai 50 persen bila dibandingkan sebelum Yonif TP berdiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022