
Ranpur amfibi AAV dari AS yang belum lama ini tiba di Jakarta akan memperkuat Korps Marinir TNI AL. (Korps Marinir)
JawaPos.com - Alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk Korps Marinir bertambah. Total sebanyak 12 kendaraan tempur (ranpur) amfibi Assault Amphibious Vehicle (AAV) dari Amerika Serikat (AS) tiba di Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), pada Selasa lalu (22/9).
Merujuk keterangan resmi dari Korps Marinir, 12 unit ranpur amfibi AAV tersebut menjadi bagian dari 35 unit alutsista serupa yang dikirim dari AS. Belasan unit yang sudah tiba di Jakarta pekan ini merupakan pengiriman tahap pertama yang akan diteruskan pada tahap berikutnya.
”Kedatangan tahap pertama ini menjadi bagian dari pemenuhan 35 unit AAV untuk memperkuat kemampuan operasi amfibi Korps Marinir TNI Angkatan Laut,” bunyi keterangan resmi Dinas Penerangan (Dispen) Korps Marinir dikutip pada Jumat (25/9).
Setelah tiba di Tanjung Priok, ranpur tersebut dibongkar dan diangkut menggunakan truk opleger menuju Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel). Asisten Logistik (Aslog) Panglima Korps Marinir Brigjen TNI (Mar) Efhardian dan pejabat Korps Marinir lainnya melihat langsung proses penerimaan ranpur itu.
Kedatangan ranpur amfibi AAV dinilai sebagai tongkat penting bagi Korps Marinir yang sebelumnya sudah menerima 10 unit LVT-7A1 dari Korea Selatan (Korsel) pada 7 Desember 2009. AAV adalah kendaraan lapis baja yang dirancang untuk membawa pasukan dari kapal menuju pantai dan bergerak sampai sasaran di darat.
Ranpur tersebut bisa beroperasi di laut hingga kondisi gelombang Sea State 5. AAV mengandalkan mesin Cummins V903 dengan tenaga 525 horsepower. Selain itu, ranpur tersebut memiliki spesifikasi teknis panjang 7,94 meter, lebar 3,27 meter, tinggi 3,26 meter, dan bobot sekitar 23 ton.
Berdasar speknya, ranpur tersebut bisa melaju hingga 15 kilometer per jam di air dan 75 kilometer per jam di darat. Nantinya setiap ranpur AAV akan diawaki oleh 3 personel dan bisa membawa hingga 21 prajurit infanteri beserta perlengkapan siap tempur.
”Bukan sekadar penambahan alutsista, (AAV) juga meningkatkan mobilitas laut ke darat, perlindungan lapis baja, daya angkut pasukan, dan kecepatan manuver dalam mendukung kemampuan amfibi Resimen Kavaleri Korps Marinir di negara kepulauan,” beber keterangan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022