Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Februari 2017 | 19.55 WIB

Pahami Gejala dan Pencegahan Semua Jenis Hepatitis

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Peradangan pada hati karena toksin atau racun seperti kimia atau obat dapat menimbulkan hepatitis. Bila hepatitis berlangsung kurang dari 6 bulan disebut “hepatitis akut”, sedangkan hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut “hepatitis kronis”.


Hepatitis terjadi karena lima virus hepatitis yaitu A, B, C, D, dan E. Itu bisa terjadi karena infeksi virus lainnya seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus.


Penyebab hepatitis non-virus yang utama adalah alkohol dan obat-obatan seperti dilansir Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Depok, Kamis (9/2).


Penyebab Hepatitis
Penularan hepatits masing-masing berbeda medianya dari semua jenis hepatitis, namun yang sangat umum penularan terjadi karena kontak secara langsung, melalui media yang sering dipakai secara bergantian, hubungan seksual, jarum suntik atau narkoba, kontak transfusi darah, dan melalui ibu saat di dalam kandungan.


Gejala Hepatitis
Hampir semua hepatitis memiliki gejala yang sama yaitu awalnya badan terasa panas, mual, dan kadang-kadang muntah. Setelah beberapa hari air seni berwarna seperti teh tua, kemudian mata terlihat kuning, dan akhirnya seluruh kulit tubuh menjadi kuning. Ada tiga stadium pada semua jenis hepatitis.


Stadium prodromal atau periode praikterus. Kondisi ini pasien mulai memperlihatkan tanda-tanda penyakit. Stadium ini disebut praikterus karena ikterus belum muncul. Stadium ini berlangsung 1-2 minggu ditandai sakit kepala, gejala infeksi saluran napas, dan nyeri otot, serta gejala lainnya.


Stadium ikterus. Berlangsung 2-3 minggu atau lebih ditandai timbulnya ikterus sehingga memburuknya semua gejala prodromal, pembesaran dan nyeri hati, splenomegali, dan mungkin gatal di bagian kulit. Stadium pemulihan. Biasanya timbul dalam 2-4 bulan. Gejala ikterus mereda, nafsu makan pulih, dan tanda-tanda membaik lainnya.


Pencegahan Hepatitis
Caranya dengan vaksinasi namun saat ini baru ada vaksin hepatitis B saja. Hepatitis B paling banyak diselidiki baik mengenai perjalanan penyakitnya maupun komplikasinya. Selain itu, hindari konsumsi alkohol, hindari obat-obatan yang dapat merusak hati, diet sehat dan seimbang, perbanyak buah dan sayur, olahraga, istirahat cukup. (cr1/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore