
MUSALA SENAYAN CITY IMAM HUSEIN/JAWA POS
JawaPos.com - Ada sejumlah alasan yang membuat Karlina Sintia Dewi betah berlama-lama di Executive Musholla Senayan City, Jakarta. Salah satunya adalah mukena. "Selalu bersih dan wangi hehehe," kata karyawan sebuah perusahaan tak jauh dari Senayan City itu kepada Jawa Pos.
Selain itu, semua sudut seperti bersepakat menghadirkan kenyamanan. Ruang salat dan ruang wudu yang bersih, interior yang indah, didukung pendingin ruangan.
"Kami memang ingin memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam hal beribadah, kepada pengunjung Senayan City," tutur CRM and Media Communication Manager Senayan City Leonardo.
Photo
Petugas melayani jamaah yang hendak salat di Executive Musholla Senayan City, Jakarta. (Imam Husein/Jawa Pos)
Kebersihan, kenyamanan, dan ketenangan rumah ibadah tersebut memang menjadi hal yang tak ditawar-tawar oleh manajemen Senayan City. Mukena dan sarung, misalnya, rutin dua hari sekali diganti. "Perawatan rutin kami lakukan tiap hari," kata Leonardo.
Berdiri sejak 2008 dan direnovasi lagi delapan tahun kemudian, musala yang berada di lower ground itu mengambil inspirasi dari Blue Mosque di Istanbul, Turki. Masjid Sultan Ahmed, demikian nama resmi Blue Mosque, adalah masjid bersejarah yang didirikan pada 1609 sampai 1616.
Blue Mosque memiliki 6 kubah utama, 8 kubah tambahan, dan 6 menara. Keramik berwarna biru mendominasi interior masjid yang jadi destinasi wisata andalan Istanbul itu. Dalam skala yang tentu berbeda, Executive Musholla Senayan City pun berupaya menghadirkan nuansa serupa. Interiornya antara lain diisi ukiran-ukiran yang mempercantik tampilan. "Agar pengunjung dapat tetap fokus beribadah dan bisa menikmati kunjungannya di mal," katanya.
Photo
Jamaah sedang salat di Executive Musholla Senayan City, Jakarta. (Imam Husein/Jawa Pos)
Area luasan musala pria di Senayan City tersebut mencapai 60 meter persegi. Sedangkan luas musala wanita 50 meter persegi. Tempat wudu pria dan wanita memiliki luas yang sama: 40 meter persegi.
Pengelola juga menyiapkan Alquran dan buku-buku Islami. "Kami juga selalu menyediakan ta'jil corner yang merupakan support dari tenant di Senayan City," lanjut Leonardo. Takjil berupa makanan ringan pun tersedia selama Ramadan ini. Mulai kue kering, risoles, kurma, hingga minuman.
Photo
Suasana di sisi lain Executive Musholla Senayan City, Jakarta (Imam Husein/Jawa Pos)
Karlina mengaku belum pernah mencoba takjil di Executive Musholla. Tapi, perempuan yang bekerja sebagai social media officer tersebut pernah salat Tarawih di sana. "Saya juga sesekali mengikuti pengajian Alquran selepas salat Duhur sampai pukul 13.00. Bertepatan dengan selesainya jam makan siang," ucapnya.
Photo
Photo
Photo

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
