Ilustrasi keramas saat puasa
JawaPos.com - Saat berpuasa di bulan Ramadan dan berada di tengah cuaca yang panas, banyak orang berencana untuk mandi keramas, guna mencari kesegaran bagi tubuh mereka.
Saat puasa, selain menahan diri dari makan, minum, dan hubungan intim dari terbit fajar hingga terbenam matahari, umat muslim juga diwajibkan menjaga kebersihan diri.
Bagi banyak orang, hal ini menimbulkan kekhawatiran dan timbul pertanyaan apakah dibolehkan mandi keramas saat puasa? apa hukumnya?. Untuk menjawab pertanyaan ini, mari simak penjelasannya.
Menurut Ustadz Ahmad Zahrudin, berdasarkan kitab rujukannya, hal yang membatalkan puasa adalah apabila terdapat sesuatu yang masuk ke dalam tubuh atau rongga melalui lubang yang terbuka.
“Keramas tidak membatalkan puasa, karena di kepala rambut kita tidak ada lubang yang terbuka. Jadi, kalau misalkan zat yang terkandung dalam sampo masuk ke akar rambut, itu dipastikan masuknya melalui pori-pori, maka puasa tetap sah,” ujar Ahmad dikutip dari akun YouTube-nya.
Ahmad pun memberikan nasihat bahwa selama berpuasa harus berhati-hati, karena jika keramas di siang hari saat bulan Ramadhan, khawatir airnya masuk ke telinga, dan ia memberi saran untuk keramas waktu sahur sebelum subuh atau sesudah berbuka puasa saja.
Hal yang sama dijelaskan oleh Ustadzah Isna pada sesi Bincang Syariah di akun YouTube el-Bukhari Institute, ia mengungkapkan terdapat seorang sahabat yang melihat Rasulullah SAW sedang mengguyurkan kepalanya dengan air padahal beliau sedang berpuasa.
Dijelaskan dengan hadits berikut:
لَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْعَرْجِ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ الْمَاءَ، وَهُوَ صَائِمٌ مِنَ الْعَطَشِ، أَوْ مِنَ الْحَرِّ
Artinya: “Sungguh aku menyaksikan Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi wa Sallam di ‘Araj menyiramkan air ke atas kepala beliau sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa, karena dahaga dan panasnya cuaca” (HR. Abu Daud, Ahmad dan Al-Baihaqi).
"Dalam kitab Aunul Ma'bud syarh Sunan Abi Daud, hadits ini menunjukkan atas kebolehannya mengguyur kepala dengan air ketika ia sedang berpuasa untuk menghilangkan rasa panas yang melanda," ujarnya.
Setelah itu, ia menjelaskan bahwa mandi keramas diperbolehkan asalkan dengan dua syarat tertentu, yaitu tidak berlebihan dan jangan sampai air masuk ke dalam mulut ataupun rongga yang terbuka

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
