
Berbuka dengan porsi kecil adalah salah satu mencegah overeating saat berbuka puasa (freepik)
JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan adalah momen menahan lapar dan dahaga sejak fajar hingga maghrib. Namun, tantangan terbesar justru sering muncul saat waktu berbuka puasa tiba.
Rasa lapar yang menumpuk membuat banyak orang cenderung makan berlebihan atau overeating. Padahal puasa Ramadhan seharusnya menjadi sarana melatih pengendalian diri, termasuk dalam pola makan.
Menurut Harvard T.H Chan School of Public Health makan berlebihan dalam satu waktu dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme dan kenaikan berat badan. Karena itu, penting menjaga pola makan saat berbuka.
Selain itu, Mayo Clinic menjelaskan bahwa makan terlalu cepat dan dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung dan refluks asam.
Berikut 5 cara efektif agar tidak overeating saat berbuka puasa sebagaimana dilansir dari laman Cleveland Clinic dan Harvard Health Publishing, Minggu (1/3) :
1. Berbuka dengan porsi kecil terlebih dahulu
Awali berbuka dengan porsi kecil seperti air putih dan kurma. Cara ini membantu tubuh beradaptasi setelah berjam-jam berpuasa.
Cleveland Clinic menyarankan untuk menghindari makan besar secara tiba-tiba setelah puasa panjang. Artinya memberi jeda sebelum makan utama bisa membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik.
Setelah shalat maghrib, lanjutkan dengan makanan utama secukupnya. Pola ini sesuai dengan prinsip makan bertahap yang lebih sehat.
2. Makan secara perlahan dan sadar (mindful eating)
Sering kali overeating terjadi karena makan terlalu cepat. Tubuh membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memberi sinyal kenyang ke otak.
Menurut Harvard Health Publishing, mindful eating membantu mengontrol porsi dan mencegah makan berlebihan. Fokus pada rasa dan tekstur makanan bisa meningkatkan kesadaran diri.
Saat berbuka Ramadhan, kunyah makanan perlahan dan nikmati setiap suapan agar tubuh memiliki waktu merespons rasa kenyang.
3. Memilih menu seimbang dan bergizi
Menu berbuka sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat dan lemak sehat. Kombinasi ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022