
Kemenag menggelar kegiatan Takjil Pesantren di Depok pada Senin (16/3). Dalam kesempatan itu Kemenag dan Pemkot Depok sepakat memperkuat pembinaan santri. (Kemenag)
JawaPos.com - Usai menggelar kegiatan Talkshow dan Ngaji Bareng Santri (Takjil Pesantren) di Pondok Pesantren Al-Karimiyah, Depok pada Senin (16/3), Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sepakat untuk terus memperkuat pembinaan santri.
Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan bahwa Pemkot Depok berkomitmen kuat mendukung keberadaan dan perkembangan pesantren. Menurut dia, pesantren sudah berkontribusi besar membentuk akhlak generasi muda sekaligus menjaga nilai-nilai moral di tengah masyarakat.
”Pondok pesantren memiliki peran besar dalam menjaga, membina, dan membentuk akhlak para santri serta generasi muda. Kami di Pemerintah Kota Depok akan terus mendukung keberadaan pesantren dan lembaga pendidikan yang telah hadir bahkan sebelum Indonesia merdeka,” kata dia dalam keterangan resmi pada Selasa (17/3).
Supian menyatakan bahwa secara pribadi dirinya punya kedekatan emosional dengan pesantren. Sebab, sebelum mendapat amanah menjadi wali kota, dia pernah menjadi santri. Dia mengakui pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam perjalanan hidup dan kepemimpinannya.
”Saya bangga pernah menjadi santri dan saya selalu menyampaikan kepada anak-anak bahwa tidak akan pernah menyesal menjadi santri,” ujarnya.
Dalam keterangan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno menyampaikan, pesantren merupakan produk asli pendidikan Indonesia. Untuk itu, sudah seharusnya pesantren terus mendapatkan perhatian dan dukungan dari negara.
”Pesantren adalah produk genuine pendidikan Indonesia. Jika pesantren tidak mendapat perhatian pemerintah, maka itu sama saja dengan melawan sejarah,” ucap dia.
Menurut Suyitno, pesantren memiliki karakter pendidikan berbeda bila dibandingkan dengan perguruan tinggi modern atau lembaga pendidikan lain. Sistem pendidikan berbasis asrama, lanjut dia, menjadikan pembinaan karakter dan spiritual santri berlangsung secara menyeluruh.
”Di pesantren, pembinaan tidak hanya pada aspek ilmu, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan spiritualitas santri,” ujarnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
