
Ilustrasii membayar zakat fitrah. (Baznas Jogja Kota)
JawaPos.com - Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Zakat fitrah sebenarnya boleh dikeluarkan sejak awal bulan Ramadhan sampai sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri.
Berbeda dari ibadah lainnya, kewajiban zakat fitrah juga berlaku untuk anak-anak, namun pelaksanaannya diwakilkan oleh orang tua atau walinya.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri seperti sekarang, banyak orang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Di tengah kesibukan tersebut, tak sedikit yang belum sempat menunaikan zakat fitrah di kota tempat mereka bekerja. Lantas, apakah boleh membayar zakat fitrah di kampung halaman?
Terkait hal tersebut, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dasrizal M. Nainin, menjelaskan bahwa pembayaran zakat fitrah di kampung halaman sangat diperbolehkan. Bahkan, hal ini bisa menjadi pilihan lebih utama apabila mustahik (penerima zakat) di kampung lebih besar apabila dibandingkan dengan di kota.
Menurut Dasrizal, esensi dari zakat fitrah adalah membantu mereka yang membutuhkan. Oleh karena itu, lokasi pembayaran zakat dapat disesuaikan dengan tempat dimana yang paling membutuhkan bantuan.
“Jika di kampung halaman lebih banyak orang yang membutuhkan, maka akan lebih baik zakat fitrah disalurkan ke sana,” jelas Dasrizal kepada JawaPos.com.
Selain itu, ada hal penting lain yang juga perlu diperhatikan, yaitu kualitas beras yang digunakan untuk zakat fitrah. Dasrizal menegaskan bahwa beras yang dijadikan zakat fitrah harus memiliki kualitas yang sama dengan yang biasa dikonsumsi sehari-hari.
Tidak diperkenankan seseorang mengeluarkan zakat dengan beras kualitas rendah, sementara dalam kehidupan sehari-hari mereka biasanya mengonsumsi makanan dengan beras berkualitas baik.
"Tidak boleh dalam kehidupan sehari-hari makan dengan beras yang bagus, tapi beras yang digunakan untuk zakat fitrah malah yang kualitasnya jelek. Beras yang dikeluarkan untuk zakat harus sama dengan yang dikonsumsi sehari-hari," tegas Dasrizal.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
