
One way dari Tol Cipali ke Kalikangkung saat momen puncak arus mudik Lebaran, Rabu (18/3). (Dok. Jasa Marga)
JawaPos.com – Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Trans Jawa kian terasa. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat sebanyak 387.451 kendaraan mengalir ke arah Timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama pada periode H-10 hingga H-4 Lebaran atau terhitung sejak Rabu-Selasa, 11–17 Maret 2026.
"Angka tersebut melonjak tajam hingga 95,59 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang hanya mencapai 198.098 kendaraan," kata Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya, Rabu (18/3).
Dia membeberkan lonjakan kendaraan yang signifikan ini mendorong diberlakukannya rekayasa lalu lintas berupa one way nasional. Adapun rekayasa lalu lintas berupa one way nasional telah diberlakukan mulai dari KM 70 Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sejak pukul 13.30 WIB.
Ia menambahkan, rekayasa lalu lintas dilanjutkan dengan one way lokal dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 459 ruas Tol Semarang–Solo sejak pukul 17.20 WIB.
Tak hanya itu, optimalisasi layanan juga dilakukan di Gerbang Tol Cikampek Utama dengan mengoperasikan 22 gardu dan 17 mobile reader. Langkah ini bersifat situasional, mengikuti dinamika volume kendaraan di lapangan guna meminimalkan antrean transaksi.
“Pengoperasian gardu dan mobile reader dilakukan secara optimal untuk memastikan kelancaran transaksi serta mengurangi kepadatan di gerbang tol,” jelas Ria.
Sementara itu, JTT mencatat arus kendaraan dari arah Timur menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama justru mengalami penurunan. Tercatat sebanyak 172.082 kendaraan atau turun 11,82 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 195.144 kendaraan.
Lonjakan volume juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Trans Jawa. Di Jawa Tengah, kendaraan menuju Semarang melalui GT Kalikangkung mencapai 200.174 unit atau naik 80,47 persen. Sedangkan arus menuju Solo via GT Banyumanik tercatat 234.706 kendaraan, meningkat 49,12 persen.
Di Jawa Timur, arus menuju Surabaya melalui GT Warugunung mencapai 162.420 kendaraan atau naik 16,26 persen. Sementara kendaraan menuju Malang melalui GT Kejapanan Utama tercatat 164.711 unit. JTT pun mengimbau para pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik.
"Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima, serta mencukupi bahan bakar dan saldo uang elektronik," tukasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
