Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Maret 2026, 05.51 WIB

Kapolri: Kecelakaan Mudik 2026 Turun 3,23 Persen, Fatalitas di 24,61 Persen

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Agus Subianto saat memberikan keterangan di Polrestabes Medan. (Mabes Polri) - Image

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Agus Subianto saat memberikan keterangan di Polrestabes Medan. (Mabes Polri)

 
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan tren positif dalam pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026. Ia menyebut angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebesar 3,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri usai monitoring pengamanan malam takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/3/2026) malam.

Selain penurunan jumlah kecelakaan, Kapolri juga memaparkan bahwa angka fatalitas atau korban meninggal dunia turun cukup signifikan. Penurunan tersebut mencapai 24,61 persen dibandingkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.

“Oleh karena itu tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat pemudik,” kata Sigit.

Menurut Kapolri, capaian ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari aparat keamanan hingga masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik.

Meski demikian, Kapolri tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Ia mengimbau pemudik untuk tetap berhati-hati dan tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh lelah.

Ia juga meminta masyarakat memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan oleh pemerintah dan kepolisian di sepanjang jalur mudik, seperti rest area dan pos pelayanan terpadu.

“Kita tetap berpesan tolong hati-hati di jalan, manfaatkan rest area, manfaatkan pos-pos terpadu yang bisa digunakan untuk beristirahat dan jangan buru-buru untuk cepat sampai namun kemudian membahayakan keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan yang lain,” ujarnya.

Selain fokus pada arus mudik dan balik, Kapolri juga menekankan pentingnya pengamanan rangkaian perayaan Idulfitri. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Pengamanan tidak hanya dilakukan saat malam takbiran, tetapi juga saat pelaksanaan Salat Idulfitri hingga kegiatan halal bihalal yang menjadi tradisi masyarakat Indonesia.

“Dan juga besok akan dilaksanakan kegiatan Salat Id yang juga harus dilaksanakan di seluruh wilayah di Indonesia. Dan pasca-itu kemudian tentunya akan ada kegiatan tradisi halal bihalal dan juga kegiatan-kegiatan lanjutan yang tentunya harus kita amankan,” tutup Sigit.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore