
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat mengecek malam Takbiran secara virtual di Sumatera Utara. (Mabes Polri)
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran kepolisian untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi bencana selama libur Lebaran 2026.
Instruksi tersebut disampaikan saat monitoring pengamanan malam takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/3).
Kapolri menekankan pentingnya kesiapan di wilayah rawan bencana, seperti daerah yang berpotensi mengalami banjir dan tanah longsor, terutama di jalur mudik dan arus balik.
“Saya pesan untuk seluruh jajaran yang memiliki potensi terjadinya bencana agar seluruh Satgas Bencana yang ada di pos-pos terpadu agar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, khususnya apabila terjadi potensi-potensi bencana ekstrem yang diramalkan oleh BMKG,” kata Sigit.
Ia menegaskan, kesiapan tersebut harus mencakup personel hingga sarana dan prasarana pendukung. Dengan begitu, penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif jika sewaktu-waktu terjadi.
Kapolri juga mengungkapkan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah melakukan operasi modifikasi cuaca dalam beberapa hari terakhir. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko hujan ekstrem yang dapat memicu bencana.
“Dan alhamdulillah ini juga berhasil mengurangi potensi hujan ekstrem walaupun beberapa hari ke depan ini juga menjadi pekerjaan rumah yang harus kita antisipasi,” ujarnya.
Selain fokus pada jalur mudik, Kapolri juga menyoroti potensi kerawanan di tempat wisata selama libur Lebaran. Ia mengingatkan bahwa lonjakan pengunjung, khususnya di destinasi wisata air, harus diantisipasi dengan pengamanan yang memadai.
Kapolri meminta pengelola wisata dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keselamatan pengunjung, termasuk dengan membatasi jumlah pengunjung sesuai kapasitas.
“Tolong betul-betul dipastikan untuk keselamatan para masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan wisata, khususnya di wisata air untuk dipastikan agar kapasitas jangan sampai melebihi kapasitas yang sudah disiapkan dan alat-alat penyelamat juga jumlahnya harus disesuaikan,” tegasnya.
Ia menambahkan, kesiapan alat keselamatan harus sebanding dengan jumlah pengunjung agar dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Di akhir pernyataannya, Kapolri kembali mengingatkan masyarakat yang melakukan perjalanan maupun silaturahmi saat Lebaran untuk tetap berhati-hati.
Ia meminta pemudik tidak memaksakan diri saat kelelahan dan memanfaatkan fasilitas seperti rest area dan pos pelayanan terpadu yang telah disediakan.
“Saya tetap berpesan tolong hati-hati di jalan, manfaatkan rest area, manfaatkan pos-pos terpadu yang bisa digunakan untuk beristirahat dan jangan buru-buru untuk cepat sampai namun kemudian membahayakan keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan yang lain,” tutup Sigit.
