
SERING DIKREASI JADI BONSAI: Galih Swara menyiram aneka minion rose pink. Mawar jenis ini terbilang beda dengan lainnya. Saat kuncup, bunganya dominan pink. Ketika sudah mekar, bunganya malah berwarna putih. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Mawar masih jadi idola banyak orang. Warna mahkotanya yang cantik selalu sukses memikat hati, meski banyak duri. Termasuk si mungil minion rose pink.
---
MAWAR jenis satu ini unik. Tingginya tak lebih dari 50 cm. Bunganya pun hanya berdiameter 2–5 cm. Sesuai dengan namanya, minion. Mini. Jauh beda dengan jenis mawar pada umumnya, yang mahkotanya dapat merekah lebar dan tinggi tanaman bisa lebih dari 1 meter.
Menurut Galih Swara, pengurus Cihideung Rose Center, Bandung Barat, minion rose pink cocok bagi gardener yang memiliki lahan tak begitu lebar. Ukurannya yang mungil memungkinkan varietas impor itu untuk ditanam di pot dan diletakkan di dalam ruangan. ’’Bahkan, tak jarang orang berkreasi membuat bonsai dari tanaman ini karena ukurannya yang kecil,’’ paparnya saat ditemui di kebun Cihideung Rose Center, Rabu (2/2).
Termasuk dalam jenis mawar floribunda, minion rose pink memiliki bunga yang rimbun. Biasanya 10 bunga atau lebih dalam satu tangkai. ’’Kalau kata orang sini mah kemruyuk. Keroyokan gitu bunganya,’’ ungkapnya.
Si mungil itu juga rajin berbunga. Jadi, apabila bunga di satu tangkai sudah mekar dan rontok, gardener tak perlu berkecil hati. Sebab, bunga di tangkai lain akan segera mekar. Siklus tersebut berulang sepanjang tahun. Tanaman pun akan terus terlihat cantik.
Prosesnya juga bisa dipercepat. Caranya, potong bunya yang sudah mekar. Menurut Galih, dengan cara itu, bakal bunga bisa segera tumbuh kembali. ’’Tapi, kadang suka tidak tega hehe... Menunggu rontok juga nggak apa-apa sih. Cepat kok (berbunga lagi, Red),’’ paparnya.
Photo
SERING DIKREASI JADI BONSAI: Galih Swara menyiram aneka minion rose pink. Mawar jenis ini terbilang beda dengan lainnya. Saat kuncup, bunganya dominan pink. Ketika sudah mekar, bunganya malah berwarna putih. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Namun, lanjut Galih, perhatikan juga pencahayaan dan penyiramannya. Sebaiknya tanaman mendapat cahaya matahari yang cukup. Sebab, hal itu akan memengaruhi warna mahkota bunga. Jadi, meski diletakkan di dalam ruangan tetap harus mendapat paparan sinar matahari ya!.
Selain itu, penyiraman penting dilakukan secara teratur agar mahkota tidak mudah kering. ’’Minion ini warnanya cantik. Saat kuncup, ia berwarna pink. Lalu, saat mekar sempurna akan jadi putih,’’ tuturnya.
Bukan hanya dari segi warna, bunga tersebut juga menarik karena harum. Salah satu ciri khas varietas impor. Meskipun tak terlalu kuat seperti jenis mawar munstead wood.
Photo
SERING DIKREASI JADI BONSAI: Galih Swara menyiram aneka minion rose pink. Mawar jenis ini terbilang beda dengan lainnya. Saat kuncup, bunganya dominan pink. Ketika sudah mekar, bunganya malah berwarna putih. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
