
JADI UNIK: Didiek Sunaryudi menunjukkan tanaman mangga yang akan di-grafting. Dengan teknik ini, satu pohon bisa memiliki beragam jenis. (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)
Jenis tanaman yang bisa dikembangkan dalam area pekarangan yang sempit, tapi hasil buah maksimal, kian beragam. Bahkan, satu pohon dengan belasan jenis buah pun bisa keturutan. Pengaplikasian hal itu sangat mungkin dilakukan. Salah satunya melalui teknik grafting.
---
SELAIN cukup mudah dilakukan, grafting sering kali dipilih karena memberikan kepastian pada kualitas hasil sambungan. DNA pucuk yang disambung akan sama dengan induk asal. Kemudian, kecepatan pertumbuhan juga lebih baik.
Ada dua jenis grafting yang umum dilakukan. Yakni, metode sistem sambung V dan sistem sambung datar. Keduanya memiliki keunggulan yang hampir sama. Yang pasti, pengerjaan teknik itu harus dilakukan dengan teliti.
Teknik tersebut lumrah diterapkan ke berbagai jenis tanaman. Namun, bagi pemula, sering kali terjadi kegagalan hanya karena faktor sepele. Misalnya, terlalu memaksakan pemberian pupuk setelah grafting dilakukan.
Owner Surabaya Flora Gallery Didiek Sunaryudi mengatakan, setelah di-grafting, tanaman cukup disiram secara rutin. Yakni, saat pagi dan sore. ’’Kalau diberi pupuk, tunas yang di-grafting bisa gosong dan malah mati. Pupuk akan membuat suhu pohon itu panas karena pertumbuhannya dipacu,’’ katanya.
Untuk memulai grafting, calon batang bawah dan pohon yang akan diambil pucuknya harus dalam kondisi prima. Upayakan memupuk tanaman dengan NPK berimbang. Tujuannya, pohon juga bisa maksimal dalam penyerapan nutrisi. ’’Kelebihan lain, pohon bisa menghasilkan getah yang lebih banyak. Ini bisa menjadi jalan untuk mempercepat penyembuhan luka yang dilakukan saat grafting. Sekaligus mempercepat penutupan bagian yang disambung. Istilahnya, getah berperan sebagai perekat alami,’’ terang Didiek saat ditemui Jawa Pos di rumahnya, kawasan Medokan Ayu, pada Rabu (6/7) lalu.
Dalam memilih batang yang bakal digunakan sebagai entres, ada tekniknya. Didiek menyarankan untuk memilih pucuk yang sudah bunting. Namun, mayoritas daun yang dipilih sudah agak tua. Pada pohon mangga, cari yang warnanya hijau tua. Kemudian, ciri pada batang adalah warnanya hijau semburat cokelat. Pada posisi itu, keadaan batang berada pada usia yang ideal. ’’Tidak ketuaan dan tidak terlalu muda juga. Risiko gagalnya lebih kecil pada usia batang yang demikian,’’ terangnya.
Nah, yang penting juga soal alat yang digunakan. Dari pengalaman panjang Didiek dalam menerapkan teknik grafting, menggunakan silet cukur adalah alat yang paling simpel dan hasilnya rapi. Juga, gampang disterilkan. ’’Silet itu tipis dan sangat tajam, potongan bisa sangat rapi. Kalau mau pakai cutter juga bisa, tapi harus dibersihkan dengan alkohol. Sebab, cutter memiliki lapisan minyak biasanya. Nah, ini bisa menyebabkan kegagalan saat meng-grafting tanaman,’’ ujar pria 59 tahun tersebut.
Dari teknik itu, Didiek menghasilkan banyak tanaman yang unik. Ada mangga yang memiliki hingga 11 jenis dalam satu pohon. Lalu, pada jambu juga diterapkan metode yang sama. ’’Grafting ini memang paling cocok diterapkan untuk mencari varietas yang unggul. Apalagi jika punya lahan sempit dan ingin menanam buah dalam pot (tabulampot), sangat ideal,’’ paparnya.
---
TIPS GRAFTING PADA POHON MANGGA
Photo
(FOTO: ALFIAN RIZAL/JAWA POS)
Photo
(FOTO: ALFIAN RIZAL/JAWA POS)
Photo
JADI UNIK: Didiek Sunaryudi menunjukkan tanaman mangga yang akan di-grafting. Dengan teknik ini, satu pohon bisa memiliki beragam jenis. (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)
Photo
(FOTO: ALFIAN RIZAL/JAWA POS)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
