
Ilustrasi tanda zodiak. /Sumbe foto: freepik
Jawapos.com - Ramalan zodiak menjadi sesuatu hal yang familiar di kalangan masyarakat termasuk mereka yang beragama islam. Namun sebenarnya bagaimana pandangan islam terhadap ramalan zodiak? Bolehkah Mempercayai Ramalan Zodiak dalam Islam?
Zodiak memang sangat erat hubunganya dengan ilmu perbintangan atau astrologi. Dimana dalam ilmu tersebut kita bisa mengetahui bagaimana karakter seseorang, nasib, rezeki seseorang berdasarkan tanggal lahir kita sesuai dengan zodiaknya.
Biasanya ramalan ramalan yang dihasilkan dari sebuah berbagai jenis zodiak ada kebenaran dan sesuai dengan apa yang sedang dialami oleh seseorang tersebut. Sehingga tidak sedikit mereka yang mempercayai ramalan zodiak tersebut.
Namun bagaimana sebenarnya hukum mempercayai ramalan zodiak dalam islam? berikut ini kami sajikan ulasan lengkap mengenai hal tersebut. SIlahkan lanjutkan membaca tulisan ini hingga selesai.
Menurut Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ruslan Fariadi dalam halaman tvmu.tv (Muhammadiyah), bahwa ramalan zodiak termasuk bagian dari perdukunan yang mengarah kepada stigma negatif.
Baca Juga: Diduga Menistakan Islam, Polri Tangkap Selebtok Galih Loss Pembuat Konten Hewan Bisa Mengaji
Sehingga menurunnya sikap terbaik terhadap ramalan zodiak ialah jangan percaya sekalipun benar terjadi. Karena mempercayai sebuah ramalan seperti zodiak dapat mengarah pada hal keburukan dan juga masuk dalam dosa besar, serta durhaka kepada Allah SWT.
Sedangkan dilansir dari halaman NU Online setidaknya terdapat 4 sikap terkait dengan ramalan zodiak. Adapun sikap tersebut sesuai dengan pendapat yang disampaikan Syekh Ibrahim al-Bajuri, dalam kitab Tahqiqul Maqam ala Kifayatul Awam, yaitu:
Kelompok yang tidak percaya terhadap benda-benda itu. Karena, Dzat yang memberi pengaruh hanyalah Allah Swt dan disertai kemungkinan bersalahan antara sebab dan akibatnya. Inilah kelompok yang selamat.
Kelompok yang tidak percaya terhadap benda-benda itu, namun meyakini kelaziman antara sebab dan akibat sekira tak ada kemungkinan bersalahan. kelompok dianggap tidak mengerti hakikat hukum adi, dan terkadang bisa terbawa pada kekufuran.
Kelompok yang percaya terhadap segala benda itu. Kelompok ini menurut para ulama sepakat dihukumi kufur.
Kelompok yang percaya kecocokkan ramalan karena kekuasaan Allah Swt. Para ulama berbeda pendapat terhadap kelompok ke 4 ini, ada yang menghukumi kufur, namun pendapat yang shahih kelompok ini tidak dihukumi kufur.
Dari ulasan diatas silahkan anda untuk menyimpulkan sendiri berada dalam kelompok yang nomor berapa, dan apabila berada dalam kelompok yang tergolong kufur, atau syirik sebaiknya segera hindari.
Karena sebenarnya karakter seseorang menurut laman Nu Online bukan hanya dipengaruhi oleh faktor zodiak atau tanggal lahirnya, pasalnya dalam hadits disebutkan, setiap manusia lahir dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Majusi, ataupun Nasrani.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
