Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Juni 2024, 22.03 WIB

Ziarah ke Makam Sayyidah Khadijah RA, Khofifah Ajak Teladani Perjuangan Sang Ummahatul Mukminin.

Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa berziarah ke Ma - Image

Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa berziarah ke Ma

JawaPos.com–Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri berziarah ke Ma'la. Itu merupakan tempat di mana istri Rasulullah Muhammad SAW, Sayyidah Khadijah RA dimakamkan.

”Alhamdulillah. Pagi ini setelah Thowaf Wada' (penanda akan meninggalkan Kota Makkah) saya berkesempatan ziarah ke Ma'la. Tempat di mana Sayyidah Khadijah RA dimakamkan,” ujar Khofifah, Kamis (27/6) dalam keterangan resmi yang diterima JawaPos.com.

”Di tempat ini pula KH Maimun Zubair dimakamkan beberapa tahun lalu. Banyak ulama besar seperti Sayyid Abbas bin Alawy Al Maliki Al Hasani juga dimakamkan di sini,” tambah Khofifah.

Khofifah mengatakan, jejak perjuangan keilmuan dan keumatan para Ulama begitu luar biasa. Begitu pula Sayyidah Khadijah RA, di mana semua jejak perjuangan, pengorbanan, ketakwaan serta keihlasannya menjadi referensi besar untuk dijadikan pedoman hidup.

”Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kita untuk mengikuti teladan beliau. Amin,” imbuh Kofifah, Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur tersebut.

Dijelaskan Khofifah, Sayyidah Khadijah RA merupakan penghubung perempuan ahli surga. Diharapkan semua umat muslim khususnya muslimat bisa meneladani.

”Beliau (Khadijah RA) adalah seorang pejuang tauhid kaya raya, yang wafatnya menjadi sebab Baginda Nabi berduka tiada tara, sampai harus dihibur Allah dengan perintah hijrah ke Madinah,” ujar Khofifah yang juga menjadi Pembina Yayasan Pendidikan Khodijah Surabaya tersebut.

Sejarah mencatat bahwa dalam perjuangan Rasulullah SAW, Sayyidah Khadijah Al Kubro menjadi sosok yang sangat penting. Dialah Sang Ummahatul Mukminin, ibunya orang-orang mukmin seluruh dunia.

”Ketika saya berziarah ke Makbaroh perempuan hebat penopang perjuangan Rasulullah SAW ini terbersit mengapa Allah SWT sampai berkirim salam melalui Malaikat Jibril. Itu karena mulianya beliau (Khadijah). Rasanya kita ingin seperti beliau, menjadi perempuan pejuang penuh takwa dan ikhlas,” ungkap Khofifah.

”Saya menjadi lebih bersemangat dan insya Allah terus mengabdi pada perjuangan diniyah, insaniah, dan ilahiyah, amanah sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan dan Sosial Khadijah di Surabaya,” tutur Khofifah.

Sosok sentral perempuan yang makamnya tak jauh dari makam KH Maimun Zubair itu juga dipakai falsafah barat, only respected man, respect the woman. Artinya, hanya laki-laki terhormat yang bisa menghargai perempuan.

”Ketahuilah jawabnya mengapa Rasulullah SAW yang agung itu menghargai dan sangat mencintai Siti Khadijah karena memang Rasulullah, manusia termulia sejati atau the pure respected man,” ucap Khofifah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore