
ILUSTRASI: Seseorang membaca Al Quran. (Dok.JawaPos.com)
JawaPos.com - Al-qur’an diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bukti kenabiannya. Al-Qur’an tidak turun langsung sekaligus, melainkan secara berangsur-angsur selama 23 tahun. Ayat pertama Al-Qur’an yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW adalah Al-Alaq ayat 1-5, surat ini diturunkan saat Nabi Muhammad berada di Gua Hira.
An-Nas merupakan surat ke-114 dalam Al-Qur’an sekaligus menjadi penutupnya. Surat ini memiliki 6 ayat dan termasuk Al Mu’awwidzatain. Surat Al Mu'awwidzatain adalah surat yang terdiri dari dua surah terakhir dari Al-Quran yaitu surah Al-Falaq dan An-Nas.
Al Mu'awwidzatain sendiri diambil dari awalan kedua surah yang sama-sama menggunakan kata A'uzu yang artinya aku berlindung.
Sedangkan menurut buku Tafsir al Munir, kedua surah Al Mu'awwidzatain juga dikenal dengan sebutan al Muqasyataan yang mampu membebaskan manusia dari sifat munafik.
Bacaan Surat An Nas
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ
مَلِكِ النَّاسِۙ
اِلٰهِ النَّا
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ
الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ
Baca Juga: Sebentar lagi Bulan Ramadhan, Berikut Ayat Al Qur'an Yang Menjelaskan Tentang Kewajiban Puasa
Keistimewaan surat An-nas
Mengutip dari buku Keutamaan Al Qur'anul 'Adzim oleh Ahmad Abdul Jawwad, disebutkan membaca surat An Nas dapat menjaga dari suatu keburukan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,
قل قل هو الله أحد والمعوذتين حين تمسي وحين تصبح ثلاث مرات تكفيك من كل شيء
