
Warga keturunan Tionghoa beribadah merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Vihara Boen San Bio, Kota Tangerang, Banten, Senin (16/02/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan warna merah dan angpao. Barongsai serta kumpul keluarga selalu hadir dalam suasana penuh sukacita.
Suasana tersebut terasa kental setiap tahun, baik di Indonesia maupun Tiongkok. Namun di balik kemeriahan itu, ada fakta unik Imlek yang jarang diketahui banyak orang.
Bukan sekadar pergantian tahun di kalender lunar, Imlek memiliki sejarah panjang dan filosofi yang dalam. Tradisi ini telah berkembang selama ribuan tahun dan menyimpan makna penting.
Beberapa fakta unik berikut mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya. Yuk, simak 5 fakta tentang Imlek yang dirangkum dari berbagai sumber!
Banyak orang mengira Imlek hanya dirayakan satu hari, padahal berlangsung selama 15 hari berturut-turut. Perayaan dimulai malam tahun baru dan berakhir dengan Festival Lampion atau Cap Go Meh.
Setiap hari memiliki makna dan tradisi berbeda. Ada hari khusus untuk menghormati leluhur dan berkunjung ke keluarga, sampai penutup dengan lampion dan atraksi budaya.
Jadi, Imlek bukan hanya satu hari libur, tapi rangkaian perayaan panjang penuh makna.
Warna merah saat Imlek bukan sekadar tradisi estetika biasa. Menurut legenda, ada makhluk bernama Nian yang muncul setiap tahun menakuti penduduk desa.
Makhluk itu takut pada warna merah, suara keras, dan api. Itulah sebabnya kamu melihat dekorasi merah di lampion, pakaian, hingga amplop angpao.
Petasan dan barongsai juga jadi simbol mengusir energi negatif dan membawa keberuntungan di tahun baru.
Menjelang Imlek, membersihkan rumah jadi kewajiban untuk membuang kesialan dan energi buruk. Tradisi ini agar rezeki baru bisa masuk di tahun berikutnya.
Namun setelah hari pertama Imlek dimulai, kamu tidak dianjurkan menyapu atau membersihkan rumah. Hal itu dipercaya dapat menyapu keberuntungan yang baru datang.
Jadi, waktu bersih-bersih harus diperhatikan agar keberuntungan tetap terjaga.
Imlek memakai kalender lunar dengan siklus 12 shio, seperti tikus, kerbau, dan macan. Tiap shio dipercaya membawa karakter dan peruntungan berbeda bagi yang lahir pada tahun itu.
Banyak orang percaya ramalan shio untuk melihat karier, keuangan, sampai percintaan di tahun berjalan. Meski tidak semua serius, tradisi ini tetap jadi bagian menarik budaya Imlek.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
