
Foto patung Yesus di salib (Pexels)
JawaPos.com - Hari Jumat (3/4) ini, gereja Kristen memperingati hari Jumat Agung, dimana mereka berkabung atas wafatnya Yesus Kristus di salib. Serta hari ini adalah hari Jumat terakhir sebelum Hari Raya Paskah.
Pada hari ini, gereja-gereja akan mengadakan ibadah untuk mengenang peristiwa sedih tersebut. Biasanya ibadah akan dilaksanakan pada pukul tiga sore, bertepatan dengan waktu Yesus Kristus wafat di salib pula.
Dilansir dari Ensiklopedia Britannica, pada gereja zaman dahulu, Hari Jumat Agung dilaksanakan dengan umat-umat berpuasa seharian.
Baca Juga: 3 Perbedaan Tri Hari Suci: Makna Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci yang Perlu Dipahami Umat
Kisah penangkapan, penyiksaan, penyaliban dan wafat Yesus tercatat pada keempat Injil, dengan urutan kronologi dan detail yang berbeda.
Namun semuanya dimulai dengan pengkhianatan dari Yudas Iskariot, salah satu muridnya, di Taman Getsemani. Lalu ia ditangkap dan digiring untuk diadili. Yudas mendapatkan uang sebesar 30 perak dari para tetua Yahudi pula (Matius 26:14-16).
Pertama, para tetua-tetua Bait Allah, atau otoritas dalam agama Yahudi, memeriksanya atas tuduhan telah melanggar tradisi mereka dan membuat klaim yang menghujat tentang dirinya sendiri.
Mereka menyatakan Yesus bersalah, dan pada saat itu hukuman atas dosa penghujatan agama adalah kematian (Imamat 24:16). Akan tetapi, orang Yahudi tidak dapat melaksanakan hukuman tersebut, para sejarawan memiliki pendapat yang berbeda-beda apakah mereka berhak untuk menjatuhkan hukuman mati.
Karena itu, mereka membawa yesus ke otoritas sipil Roma, yang pada saat itu adalah Pontius Pilatus. Lalu Yesus menjalani persidangan kedua.
Pontius Pilatus tidak menemukan kesalahan atas Yesus, namun tekanan dari warga membuatnya kebingungan. Menurut tradisi Yahudi, pada hari raya Paskah, mereka akan membebaskan satu tahanan. Maka Pilatus memberikan pilihan bagi warga Yahudi, apakah mereka ingin membebaskan Yesus atau penjahat bernama Barabas.
Tentunya warga Yahudi lebih menginginkan Barabas untuk dibebaskan, dan Yesus untuk disalibkan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
