
Potret foto (kiri) dan lukisan (kanan) Santo Maximilian Kolbe (stmaximiliankolbechurch.com)
JawaPos.com - Perang menyebabkan kematian bagi banyak sekali orang, entah mereka bersalah atau tidak. Senjata tidak dapat melihat kepada siapa mereka digunakan, dan tidak dapat menghentikan siapa pelakunya.
Yang bisa dilakukan oleh para korban adalah lari untuk melindungi diri mereka atau secara sukarela menjadi perisai untuk melindungi korban lainnya.
Perang Dunia II menjadi pengingat sebuah aksi genosida oleh sebuah grup politik terhadap grup etnis Yahudi di Eropa. Tidak terhitung seberapa banyak korbannya dan beberapa nama juga terlupakan.
Tapi Gereja Katolik mengingat Santo Maximilian Maria Kolbe, seorang martir yang terbunuh di balik dinding Auschwitz pada usia sangat muda, dan menjadikannya pelindung para tahanan.
Baca Juga:Mengenal Santo Thomas Aquino (1224-1274): Hanya Ingin Hidup Mengabdi kepada Dunia Pendidikan Katolik
Kehidupan Awal
Dilansir dari Gereja Santo Maximilian Kolbe, beliau terlahir dengan nama Raymund Kolbe pada tanggal 8 Januari 1894, di Zdunska Wola, Polandia. Pada saat itu Polandia masih berada di bawah kekuasaan Kaisar Russia.
Ia berasal dari keluarga miskin. Ayahnya orang Jerman dan ibunya orang Polandia. Pada tahun 1914 ayahnya ditangkap dan digantung atas tuduhan pemberontakan untuk kemerdekaan Polandia.
Dilansir dari Kolbe Shrine, ketika ia berusia 10 tahun Raymund mendapatkan sebuah penglihatan. Ia melihat Sang Perawan Maria menampakkan diri kepadanya dan menawarkan dua mahkota simbolis: mahkota putih kesucian dan mahkota merah kemartiran. Raymund memilih keduanya.
Raymund bergabung dengan Ordo Fransiskan pada usia 16 tahun bersama saudaranya, Francis. Untuk memasuki biara, mereka harus menyelundupkan diri ke dalam kereta gerobak jerami ke perbatasan Austria dan Polandia.
Ada pula sumber lain yang mengatakan bahwa ia bergabung ke Seminari Fransiskan di Lwow pada usia 13 tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022