
Tiga pilar pembangunan IKN tetap menjadi pegangan, yaitu kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan. (ANTARA)
JawaPos.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyebut percepatan pembangunan IKN, ibu kota baru Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, tetap menjaga estetika dan kualitas.
"Percepatan pembangunan tetap menjaga estetika dan kualitas hasil pembangunan," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Kamis (16/7), ketika ditanya menyangkut pembangunan ibu kota baru Indonesia di Sepaku, Penajam Paser Utara.
"Juga tetap mengedepankan keselamatan kerja, sehingga percepatan pembangunan tetap aman dan nyaman," tambahnya.
Tiga pilar pembangunan IKN tetap menjadi pegangan, yaitu kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan dengan memantau kemajuan pembangunan melalui forum monitoring dan evaluasi.
Kemudian juga memperkuat koordinasi, jelas dia, serta penyelarasan pelaksanaan pembangunan yang dibiayai melalui anggaran pendapatan belanja negara (APBN), investasi swasta, maupun skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).
Melalui APBN yang dikelola Otorita IKN, terdapat 40 paket pekerjaan fisik, dengan rincian sembilan paket telah selesai pada 2025, 15 paket dalam tahap konstruksi dan 16 paket dalam tahap persiapan lelang.
Paket dalam tahap konstruksi meliputi pembangunan gedung perkantoran, kawasan yudikatif dan legislatif, jaringan jalan, embung, kolam retensi, jelas dia, serta jaringan perpipaan air minum sebagai bagian dari sistem pengelolaan air minum dan penyediaan layanan dasar perkotaan di IKN.
Kementerian Pekerjaan Umum menangani 90 paket pekerjaan fisik, dengan capaian 78 paket telah selesai dan 12 paket proses konstruksi, serta proyek strategis yang tengah berjalan, antara lain pembangunan jalan tol IKN, duplikasi Jembatan Pulau Balang bentang pendek, dan sejumlah jalan pendukung lainnya.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mengelola 12 paket pembangunan, di antaranya 11 paket telah selesai dan satu paket tahap konstruksi, yaitu pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang direlokasi guna mendukung penataan kawasan pembangunan IKN.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
