
Photo
JawaPos.com - Penceramah Syamsuddin Nur Makka atau akrab disapa ustad Syam membuat kesalahan fatal saat berbicara di sebuah acara televisi. Alih-alih mengucapkan kata 'terkontrol', ia justru mengucapkan kata lain yang terdengar mirip, namun bermakna sangat berbeda dan sangat tidak pantas.
Kekeliruan itu pun menjadi pembicaraan hangat netizen di media sosial. Ustad Syam dengan cepat mengakui kesalahan dirinya kepleset lidah dan meminta maaf ke publik luas melalui video berdurasi pendek di platform TikTok.
"Di video ini saya mau klarifikasi dan minta maaf. Karena saya malu banget," ucap ustad Syam di akun TikToknya. Video klarifikasi sang ustad sudah ditonton sebanyak 1,9 juta kali sampai dengan malam ini, Senin (7/6).
Dia mengaku kekeliruan terjadi akibat tidak melakukan pemanasan sebelum menjalani syuting. Bagi ustad Syam, selain berdoa agar ditambahkan ilmu, diberikan kelapangan dada, dan difasihkan lisan ketika berucap, juga perlu ada latihan pemanasan mulut terlebih dahulu supaya apa yang diucapkan fasih dan benar.
Ustad Syam mengaku kesalahan ini adalah yang paling fatal sejak ia mengisi program televisi. "Enam tahun berkarier di Islam itu Indah, ini yang paling fatal. Mohon maaf kepada teman-teman sekalian," katanya.
Ustad Syam meminta kepada orang-orang yang kadung memposting video tersebut untuk menghapusnya supaya dia tidak semakin malu.
Untuk diketahui, kesalahan yang dilakukan Ustad Syam ini terjadi saat ia berceramah di salah satu program televisi belum lama ini. Kala itu Akhmad Fadli selaku pembawa acara membacakan pertanyaan dari jamaah yang ditujukan kepada penceramah berusia 28 tahun itu.
Ustad Syam kala itu ditanya soal amalan ampuh yang bisa meredakan emosi ketika emosi perempuan sedang memuncak ada di ubun-ubun. Diharapkan dengan amalan itu, emosi si perempuan yang suka meledak-ledak bisa terkontrol.
"Apakah benar ada kata-kata ampuh yang bisa diamalkan oleh para wanita ketika emosi sudah mulai memuncak ? Sehingga emosi tersebut bisa luluh seketika ustad. Mohon izin penjelasannya dan bisa diamalkan," baca Akhmad Fadli.
"Jadi ternyata yang tidak bisa terk***ol, eh, terkontrol jika seseorang marah adalah ketika mereka mengeluarkan kata-kata yang tidak sepantasnya untuk keluar," ucap Ustad Syam.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
