
Photo
JawaPos.com - Pedangdut Annisa Bahar menegaskan bahwa rencana menjual rumah dan dananya dialokasikan untuk membantu masyarakat tidak mampu terpapar Covid-19 supaya bisa menjalani pengobatan bukan sensasi. Dia menyatakan serius mau menjual rumah tersebut.
Bentuk keseriusan Annisa Bahar menjual rumahnya melalui proses lelang. Foto luar penampakan rumahnya pun dibagikan supaya bisa menjadi pertimbangan untuk calon pembeli yang tertarik.
Berdasarkan foto yang diterima JawaPos.com, rumah Annisa Bahar terlihat berada di pinggir jalan raya dan rumahnya berada di posisi hook. Rumah itu dijual melalui proses lelang seharga Rp 4 miliar.
Rumah Annisa Bahar memiliki luas tanah 333 meter persegi, memiliki 4 kamar dan 1 kamar pembantu. Rumahnya juga memiliki garasi yang muat 6 unit mobil. Lokasinya terletak di Jakarta, namun alamat detailnya hanya akan diungkap kepada calon pembeli yang serius.
"Alamatnya nanti saja kalau ada pembeli yang serius. Takutnya malah banyak yang datang," katanya kepada JawaPos.com, Selasa (6/7).
Annisa Bahar mau menjual rumahnya karena masih punya rumah lain untuk ditempatinya bersama keluarga. Dia menyatakan, rumah memang aset berharga, namun dia tidak bisa melihat orang-orang tidak mampu meninggal dunia usai terpapar Covid-19 karena tidak punya uang untuk berobat.
"Aku lebih sedih lagi ketika melihat banyak orang meninggal karena Covid. Dan aku lebih sedih lagi ketika melihat saudara saudara, aku gak bisa bantu. Itu yang membuat aku nggak ada rasa sayang untuk menjual rumah itu. Dalam pikiran aku gimana caranya bisa membantu orang sih," kata Annisa Bahar melalui video.
Hatinya tergerak untuk melelang rumah demi membantu masyarakat kurang mampu. Salah satu alasannya, di dalam lingkaran keluarga dan pertemanan Annisa Bahar, banyak yang menderita Covid-19 namun tidak punya uang.
"Sekeliling aku ada yang kena dan ada yang nggak punya. Mereka ada buruh, ojek online, yang memang butuh bantuan kita. Ini harus diatasi sementara mereka tidak punya uang untuk itu," tuturnya beralasan.
Lebih lanjut diungkapkan Annisa Bahar, membantu orang lain yang membutuhkan sejatinya sudah berkali-kali dilakukannya. Hanya saja, dia tidak pernah mau mengumumkannya ke orang-orang. Bagi Annisa Bahar, membantu orang tidak perlu dipublikasikan melalui media sosial karena nantinya bisa berpotensi riya.
Jika rumah Annisa Bahar berhasil terjual melalui proses lelang, dia mengaku akan menyalurkannya sendiri dana teraebut tanpa melalui lembaga atau organisasi sosial. "Aku nggak akan kasih dana itu ke orang lain, aku takut akan tidak tersalurkan dengan baik. Aku pengin turun tangan sendiri mana yang harus dibantu dan mana yang tidak," ungkap Annisa Bahar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
