
KAYA DETAIL: Jihane Almira Chedid dalam balutan gaun rancangan Monica Ivena bertajuk Golden Resilience yang dikenakannya untuk sesi Preliminary pada Selasa (17/8). (Yayasan Puteri Indonesia)
JawaPos.com – Jihane Almira Chedid tengah berjuang membawa pulang mahkota Miss Supranational 2020. Runner-up 2 Puteri Indonesia 2020 itu telah melewati serangkaian acara menjelang malam final yang digelar pada Sabtu (21/8). Jihane bersaing dengan 58 kontestan dari negara lain dalam kompetisi yang berlangsung di Nowy Sacz, Polandia, tersebut.
Rabu (18/8) merupakan babak Talent dan Top Model Finalist. Jihane mengenakan busana brokat yang dilengkapi sayap batik karya desainer Maya Ratih. Pakaian itu berjudul Barong yang melambangkan kesehatan dan rezeki yang lancar.
Barong merupakan raja roh, pemimpin yang baik, dan ibu dari seluruh penjaga roh dalam mitologi Bali. Sementara itu, kain gringsing di bagian sayap adalah salah satu warisan budaya kuno Bali yang masih ada sampai saat ini. Gringsing merupakan kain magis yang dipercaya menjauhkan pemakainya dari musibah.
Puteri Indonesia Pariwisata 2020 itu tampil memukau dengan rambut belah tengah yang dikuncir kuda. Lengkap dengan sepatu bot hitam selutut. Namun, pada babak tersebut, dia tidak tampil menunjukkan bakatnya.
Kepala Departemen Komunikasi Yayasan Puteri Indonesia Mega Angkasa menjelaskan, Jihane memang tidak mengikuti kompetisi bakat. Sebab, persyaratan yang disiapkan telat diserahkan. Padahal, gadis kelahiran Semarang itu siap tampil dengan belly dance.
’’Deadline pengembalian video terlewatkan karena Jihan waktu itu sedang isoman Covid-19,’’ papar Mega dalam voice note yang diterima Jawa Pos tadi malam.
Selasa petang (17/8), Jihane tampil di babak Preliminary bersama para kontestan lain di Hotel Beskid. Ada dua sesi yang harus dilewati setiap peserta dalam kompetisi tersebut. Yakni, busana swimsuit dan gaun malam.
Pada sesi pertama, Jihane tampil dengan bikini biru. Di sesi selanjutnya, Jihane memakai gaun rancangan Monica Ivena yang bertajuk Golden Resilience. Busana bernuansa emas itu dibordir dengan garis gelombang yang kuat, mewakili kekuatan seorang perempuan. Juga dihiasi ribuan kristal Swarovski yang megah.
Monica memilih sentuhan itu karena terinspirasi kepribadian Jihane yang cerdas dan percaya diri. Mewakili Indonesia di Miss Supranational dengan kekuatan dan ketangguhan perempuan Indonesia, meski di tengah pandemi Covid-19. Dalam eksekusinya, perempuan 21 tahun itu menampilkan pose encoknya yang indah. Juga, menyibakkan rambut lurusnya yang panjang ke sebelah kanan.
Mega mengaku puas dengan seluruh penampilan Jihane. Hari ini, Jihane akan mengikuti kompetisi Kostum Nasional. Pemain film Ayat-Ayat Cinta 2 itu bakal mengenakan kostum The Dashing of Equus Caballus karya Levico Butik dan Eggie Jasmin Artisan Couture.
’’Pastinya, sampai babak ini, Jihan telah memberikan penampilan maksimal. Persiapan sudah dilakukan, semoga besok (hari ini, Red) kembali memberikan yang terbaik,’’ tutur Mega.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
